Bukit Algoritma di Cikidang, Ini Fasilitas Yang Akan Dibangun?

Senin, 19 April 2021 - 15:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Direktur Utama Badan Usaha Milik Negara di Bidang Kontruksi, PT Amarta Karya (AMKA), Nikolas Agung, menyebut rencana pembangunan pusat pengembangan Industri Tekhnologi 4.0 atau bukit algoritma di Cikidang, Kabupaten Sukabumi, akan dimulai Setelah Idul Fitri mendatang.

Nikolas mengatakan untuk tahap awal pembangunan infrastruktur meliputi beberapa hal. yakni, pembangunan Akses jalan, pembangkit listrik, pengelolaan air bersih, pusat penelitian, dan sejumlah fasilitas lainnya.

“Pembangunan tahap pertama ini terdiri dari beberapa hal, yaitu terkait infrastruktur, yaitu membuat jalan. Nantinya akan ada satu pintu dengan tol Bocimi yang dekat dengan arah Cikidang,” kata Nikolas Agung, Senin, (19/04/021).

Sambung dia, lahan seluas 880 hektare itu sudah menarik beberapa investor, seperti pembangunan bidang energi solar cell berkekuatan satu mega watt.

“Mereka (Investor) sudah berkunjung kesini beberapa waktu lalu. Dan sudah menyiapkan minimal 7 hektare untuk solar sell satu mega watt bahkan pasarnya sudah di scure,” terangnya

Selain itu, Nikolas juga akan membuat jalan arteri di area kawasan, terkait juga nanti penerangan jalan umum. Setelah infrastuktur selesai kemudian ada pengelolaan air kotor, pengelolaan air bersih.

“Lalu ada beberapa hal lagi, yaitu penataan lahan. bahkan dalam stet pertamanya akan membangun lima kawasan dan mendukung pusat penelitian, ada nano teknologi. Termasuk menyiapkan lahan-lahan siap bangun,” jelasnya.

Kemudian, yang akan dibuat ada pusat kajian ke wilayah dan eksplisi ruang udara untuk pembuatan pesawat tanpa pilot, atau biasa dikenal dengan kata drone.

“Pengembangan tentang drone angkutan, drone Sprai, drone pengawasan, drone militer, drone kargo, drone angkutan yang bisa terbang dengan jarak ratusan kilometer,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur
Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Berita Terbaru