JURNALSUKABUMI.COM – Warga di tiga Rukun Tetangga (RT) Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan keringnnya saluran air Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (PDAM TJM).
Salah staunya, Samsul mengatakan, sudah hampir tiga hari ia kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Pasalnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari air bersih, ia hanya mengandalkan air dari saluran PDAM TJM.
“RT06, 03, dan 08/08 yang kering. Banyak warga juga yang mengeluh di status media sosialnya,” terangnya kepada Jurnalsukabumi.com, Rabu (14/4/2021).
Sementara itu, Direktur Teknik PDAM TJM, Iyus Sugiarto mengatakan, ia baru mendapatkan informasi bahwa terhambatnya pasokan air ini pada hari Senin kemarin.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut kami langusng melakukan investigasi,” tuturnya.
Kemudia Iyus melakukan pemantauan di hulu saluran tersebut dan tidak ditemukan masalah. Namun ketika di tengah saluran, sebelum sampai ke konsumen, air memiliki tekanan rendah.
“Sehingga timbul pertanyaan kenapa ini di perjalanan. Setelah kita mengukur tekanan mulai hulu, tengah dan hilir saluran hasilnya terjadi tekanan rendah di bagian tengah,” ucapnya.
Iyus menerangkan, setelah melakukan kajian tersebut ternyata pada pipa jalur transmisi 250mm terdapat batu yang menyubat air suplaian air bersih.
“Saat ini sudah diangkat batunya, insyallah hari ini selesai. Tapi pasokan air tidak akan langsung normal karena salur utama harus terpenuhi dulu air,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut pasokan air untuk seluruh warga yang berada di Kecamatan Parungkuda serta sebagian Kecamatan Parungkuda terhambat.
Iyus menuturkan, atas kejadian tersebut pihaknya tidak akan tinggal diam ia sudah menerjunkan satu tanki berukuran 4000 liter untuk memnuhi keperluan warga sementara.
“Insyallah hari ini selesai. Yang menjadi kendalan perbaikan ini adalah posisi batu tersebut berada di dalam pipa besi. Sedangkan untuk melakukan pemtongan menggunakan las tidak boleh terdapat air,” tandasnya.
Reporter: Syahrul | Redaktur: Ujang Herlan












