JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi, mulai menyambut rencana program pembentukan Kampung Buah, Sayur dan Biofarmaka di tahun 2021 ini.
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan Kabupaten Sukabumi, Dosen A. Karmana melalui Kepala Seksi Produksi Hortikultura, Deni Ruslan mengatakan, di tahun 2021 ini program tersebut bakal segera terealisasi.
“Ada tiga rencana yang bakal segera kami garap. Namun, tentunya setelah lolos hasil persetujuan Kementerian Pertanian Republik Indonesia,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (07/04/2021).
Program Kampung Buah, Sayuran dan Biofarmaka ini direncanakan akan disebar di beberapa titik lokasi yang cocok sesuai jenis tanaman yang bakal digarap.
“Teknisnya, kita pilih lokasi yang cocok dari masing-masing pembentukan program kampung ini. Dan data ini sudah kami kantongi tentunya,” terang Deni.
Secara rinci ia menjelaskan, untuk Kampung Buah misalnya buah durian bakal di pilih lokasi yang memang sudah berjalan dan menghasilkan buah yang bagus.
“Ya, bisa saja seperti daerah Cikakak atau Pelabuhan Ratu. Rencananya 40 hektar di dua kecamatan tersebut,” lanjutnya.
Untuk Kampung Sayuran, misalnya cabe dan bawang merah akan ditanam di lahan seluas 60 hektar. Hanya saja, Distan belum bisa menyebutkan lokasi dan luasannya karena harus melalui penelitian akan kultur tanahnya.
Dan untuk Kampung Biofarmaka sendiri misalnya penanaman jahe yang direncanakan akan ditanam di wilayah Kecamatan Ciemas atau bisa juga Kecamatan Kadudampit.
“Intinya kata dia, kami akan memilih lokasi yang
strategis dan menghasilkan untuk dijadikan Kampung Buah, Sayuran dan Biofarmaka ini,” tandasnya.
Reporter: Devi R | Redaktur: Ujang Herlan












