JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak dua unit rumah di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi ambruk terdampak cuaca buruk dalam satu bulan terakhir. Warga, khususnya yang bermukim di rumah yang rawan ambruk, diminta lebih waspada.
“Selama satu bulan, kami mendapatkan laporan adanya dua rumah ambruk dan retak serta satu kebakaran,” ujar Sendi Apriadi, Camat Cicantayan kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (3/4/2021).
Kondisi cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang yang terjadi di sekitar Cicantayan membuat risiko rumah ambruk menjadi lebih tinggi. Masyarakat diminta lebih waspada.
“Risikonya ada karena rumah yang ambruk itu kondisinya sudah tua. Ditambah cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini, jadi masyarakat harus lebih waspada,” imbuhnya.
“Tetap waspada, dan utamakan keselamatan serta melaporkan prediksi ataupun kejadian yang ditimbulkan,” ucapnya.
Sementara itu, dikabarkan sebelumnya, Akibat curah hujan yang tinggi, satu rumah di Kampung Cimenteng, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan ambruk. Sabtu (3/4/21). Sekira Pukul 10:30 Wib.
“Hal tersebut terjadi lantaran curah hujan yang tinggi dan berdurasi cukup lama,” kata Daeng Sutisna, dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, kepada jurnalsukabumi.com.
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Mohammad Noor












