JURNALSUKABUMI.COM – Akses jalan provinsi yang yang menghubungkan Kampung Cimapag, dengan Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, tertimbun material longsor.
Longsoran tanah itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, akibat rangkaian cuaca ekstrem berupa hujan lebat cukup lama hingga mengakibatkan tebing tersebut tak kuat menahan resapan air yang masuk ke tanah.
“Setelah mendapat laporan dari warga, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan bergegas meninjau lokasi dan mulai mengecek titik yang terjadi bencana,” ujar P2BK, Yayan Bastian dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, Kamis (1/04/21) Dini hari.
Sambung dia, sedikitnya empat titik yang menimbulkan akses jalan tertutup longsoran salah satunya Kampung Cimapag yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Sebab, material itu masih menutupi sebagian bahu jalan dan tak bisa disingkirkan secara manual perlu alat berat.
“Arus lalin saat ini dengan cara buka tutup jalur. Roda dua dan roda empat bisa melintas. Di kampung Cisarakan sendiri, dua titik bisa diatasi oleh warga satu titik belum bisa dilalui kendaraan sama sekali,” jelasnya.
Saat ini, petugas penanggulangan bencana masih menunggu bantuan berupa alat berat, dan terus berkordinasi dengan Perangkat Desa, Kecamatan, Koramil, Polsek dan Relawan tagana.
“Tidak ada korban jiwa pada saat kejadian, karena posisi tebing berjauhan dengan pemukiman warga, dan tidak ada pengendara yang melintas,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












