Puluhan Napi di Lapas Nyomplong Terpapar Virus Covid-19, Gimana Kondisinya?

Jumat, 19 Maret 2021 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 47 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi terkonfirmasi positif covid-19. Kasus ini sedang ditangani Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTTP) Covid-19 Kota Sukabumi.

Juru Bicara GTTP Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, mengatakan angka positif itu didapatkan dari hasil test PCR yang dilakukan kepada seluruh penghuni lapas.

“Satgas covid-19 pertama kali mendapatkan laporan hasil rapid antigen di lapas. Langsung kita tindak lanjuti dengan test PCR pada beberapa yang dinyatakan positif rapid antigen. Dari hasil itu, kita lakukan tracing kepada seluruh warga binaan dan staf kemudian hasilnya ditemukan 47 orang positif,” kata Wahyu kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (19/03/21).

Lanjut dia, saat ini ke 47 orang WBP yang dinyatakan positif dalam keadaan baik. Mereka kini diawasi tim kesehatan dari Puskesmas Pabuaran dan Labkesda Kota Sukabumi.

“Kondisi di lapangan, pemantauan dari temen temen dalam kondisi baik – baik saja,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan adanya kasus tersebut, Tim GTTP sudah melakukan upaya-upaya untuk minimalisir penyebaran virus di dalam lapas.

Sementara untuk mengantisipasi, adanya WBP yang harus dilakukan perawatan. Pihaknya sudah menyiapkan ruang isolasi khusus di Rumah Sakit R Syamsudin SH.

“Kemudian untuk tindak lanjut kita berkoordinasi dengan pihak lapas. Apapun yang pihak lapas butuhkan kita akan terus bantu sesuai tupoksi kami,” imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Kalapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, Christo Thoar, membenarkan terkait adanya warga binaan yang terpapar virus corona.

“Ada puluhan yang positif. Namun, untuk informasi lebih jelasnya, nanti jam 15.00 WIB kita akan melakukan press liris,” pungkasnya.

Reporter: Rizky Miftah || Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
HNSI Suarakan Jeritan Nelayan, Kelangkaan BBM hingga Aturan Benih Lobster di Sukabumi 
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Pria Tidak Sadarkan Diri Ditemukan dalam Sumur di Bojongkoneng Cibadak
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Percikan Listrik Diduga Jadi Pemicu, Dua Rumah di Cisolok Hangus Terbakar
Rumah Warga di Pamuruyan Cibadak Terbakar, Warga Sigap Bantu Padamkan Api 

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:26 WIB

HNSI Suarakan Jeritan Nelayan, Kelangkaan BBM hingga Aturan Benih Lobster di Sukabumi 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 16:12 WIB

Pria Tidak Sadarkan Diri Ditemukan dalam Sumur di Bojongkoneng Cibadak

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Berita Terbaru