Inspiratif, Seorang Kakek di Kabandungan Jalani Masa Pensiunan Dengan Ini

Selasa, 16 Maret 2021 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Terbiasa dengan pekerjaan dan kegiatan yang luar biasa ketika muda, seorang kakek di Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi menekuni usaha ternak burung puyuh.

Jojo Suharjo (70) merupakan pensiunan dari Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), untuk mengisi waktu pensiunnya memelihara burung puyuh. Mulai dari merawat kebersihan kandang, memberi pakan dan menyortir burung puyuh untuk dijual.

Terbilang baru merintis, kurang lebih ada 110 ekor burung puyuh di kandangnya.
Seperti yang disampaikan kakek jojo kepada jurnalsukabumi.com ketika di peternakannya.

“Sekarang, total jumlah burung puyuh baru 110 ekor, dengan 100 betina dan 10 jantan. Dalam waktu dekat ini insya Allah saya akan menambah lagi jumlah burung puyuhnya agar bisa terus berkembang lagi” ujarnya.

Lanjut ia, dalam situasi pandemi seperti ini tentunya tidak sedikit yang harus kehilangan pekerjaannya atau banyak yg mempunyai waktu lebih dirumahnya, beternak burung puyuh tentu bisa menjadi salah satu solusi apalagi yang pensiunan.

Untuk harga burung puyuh yang siap telur yaitu sekitar 15 ribu per ekor. Untuk telur puyuh sekitar 35/40 ribu per kg. Harga telur bisa berubah biasanya tergantung harga pakan.

“Proses bertelur, satu ekor burung puyuh setiap hari menghasilkan satu telur, dengan pengambilan telur di sore hari dan pagi hari berikutnya biasanya burung puyuh sudah bertelur kembali,” katanya.

“Kami berharap, kedepannya bisa mempunyai burung puyuh lebih banyak lagi supaya bisa terus berkembang dan menjadi motivasi untuk pengusaha muda terutama yang ingin menekuni ternak burung puyuh,” tandasnya.

Reporter: Inda Sri Mulya || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing
Tujuh Sapi Kurban Berbobot 6 Ton Disalurkan untuk Masyarakat Kabupaten Sukabumi
Hergun Sembelih 12 Ekor Sapi dan 13 Kambing, Libatkan Tokoh Pers Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:30 WIB

Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:22 WIB

Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing

Berita Terbaru