JURNALSUKABUMI.COM – Masyarakat Kampung Kebon Panjang, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan Covid-19.
Pemberi materi Langsung dari Puskesmas Parungkuda itu diikuti sekitar 40 orang yang merupakan warga asli sekitar. Pengarahan itu merupakan giat Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 ini dengan sasaran non fisik.
“Berbagai materi diberikan kepada masyarakat, Seperti menerapkan 3M yakni memakai masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak,” kata Kapten Infanteri Akhmad Samas, Pasi ter Kodim 0607/Kota Sukabumi kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (10/03/21).
Sementara itu, Bidan Puskesmas Parungkuda, Enda menjelaskan teknik dan tata cara pencegahan harus selalu di gemborkan. Sebab, masyarakat sendiri belum menerima vaksinasi namun untuk petugas kesehatan, pelayanan publik, dan TNI Polri sudah vaksinasi tahap dua.
“Masyarakat jangan takut karena vaksin ini halal dan aman , dalam pelaksanaan Vaksinasi yang rencana akan dilaksanakan oleh pemerintah kepada masyarakat,” terang Enda
Di tempat terpisah, Asep Kurnadi, Kepala bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi sebagai penyuluh menambahkan, beberapa masalah kesehatan yang timbul akibat mengonsumsi daging yang sudah tidak segar atau cenderung membusuk, dapat berdampak keracunan seperti muntah, diare, dan juga demam.
“Materi hari ini masalah penanganan daging dan pengolahannya yang mudah busuk, Sebab, Daging yang segar sebagai sumber gizi dan protein yang Baik bagi tubuh manusia dan cara penyimpanan pun harus Baik agar tidak adanya bakteri yang masuk atau menempel agar tidak mempercepat pembusukan sehingga tidak layak di konsumsi,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












