Pasar Modern di Kota Sukabumi Mulai Dilarang Menggunakan Kantong Plastik

Selasa, 9 Maret 2021 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mulai memberlakukan aturan pengurangan penggunaan kantong plastik, dibeberapa pasar modern di Kota Sukabumi.

Pemberlakuan pengurangan tersebut berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) No 19 tahun 2019 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik.

Sasaran dari Perwal itu adalah seluruh toko modern atau pusat-pusat perbelanjaan, hotel, restoran, hingga kafe.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Adil Budiman mengatakan, peraturan itu sudah mulai diberlakukan. Misalnya, di Toserba Yogya saat ini tidak lagi menggunakan kantong plastik untuk membungkus barang belanjaan.

“Ya, sudah mulai mengurangi penggunaan kantong Baru Yogya pada 1 Maret yang mulai memberlakukan, terus sekarang rencana Matahari Departemen Store mulai mengurangi,” kata dia kepada Jurnalsukabumi.com, Selasa (09/03/21).

Lanjut dia, nantinya seluruh pusat-pusat perbelanjaan dan toko modern harus menyediakan kantong belanja ramah lingkungan untuk para konsumen

“Kedepannya, lambat laun kita hilangkan kantong plastik tidak ramah lingkungan. Khususnya, di mini market,” ujarnya.

Dia menjelaskan, langkah tersebut dilakuan guna mengurangi limbah plastik yang bisa menyebabkan pencemaran lingkungan.

“Sampah plastik sendiri tidak mudah terurai, cukup lama bisa ratusan tahun. Yang pasti, akibatnya tanah kita akan tercemar,” jelasnya.

Sementara tambah dia, produksi sampah yang terangkut ke tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) sekitar 174 ton per hari. Dari angka tersebut hampir 16% merupakan sampah plastik.

Untuk itu dia berharap, dengan diterapkannya pengurangan penggunaan kantong plastik di pusat perbelanjaan pasar modern. Bisa mengurangi produksi sampah di Kota Sukabumi.

Reporter: Rizky Miftah || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terbaru