Drainase Amburadul, Jalan Nasional Sukabumi-Bogor Banjir di Cibadak

Selasa, 9 Maret 2021 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi drainase yang buruk mengakibatkan Jalan Raya Nasional Sukabumi-Bogor tepat di batas Desa Karangtengah dan Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi mengalami banjir, selasa (09/03/2021).

Sejumlah warga sekitar mengeluh. Pasalnya, sudah satu tahun lebih pemerintah tek peduli hingga membiarkannya. Setiap harinya warga dan pedagang kaki lima terkena dampak dari genangan air kotor air curah hujan dan drainase yang tak berfungsi.

“Ini gorong-gorongnya sudah mampet dan nutup dan kayanya harus dibongkar, kalau hujan besar pasti banjir parah, tadi juga hujan kecil udah banjir,” ujar Icang Sulaeman (27) warga sekitar kepada jurnalsukabumi.com di lokasi.

Sambung Icang, bahwa air yang mengalir cukup besar saat hujan turun dari pemukiman warga dan pabrik. Karena mampet di gorong-gorong, sehingga tersumbat disini dan biasanya langsung ke sungai.

“Mohon dibantu, kemarin ada petugas hanya mengecek aja tapi gak diperbaiki, udah itu ditinggalin. Besar harapan saya pemerintah cepat turun ke lapangan untuk melihat kondisi dan memperbaikinya langsung karena warga sudah kesal dan terganggu setiap harinya,”kata icang.

Hal senada diutarakan Irfan Maulana (30) pengguna jalan, setiap harinya saat melintas selalu disuguhkan dengan genangan air yang kotor dan deras, sehingga kendaraan yang tadinya bersih selalu kotor apabila melintas area tersebut.

“Iya saya sering lewat karena menjemput saudara kerja pabrik selalu disuguhkan dengan derasanya air yang kotor. Adanya banjir juga terdampak pada kendaraan selalu kotor. Kepada pemerintah terkait cepat perbaiki mengingat banjirnya jalur tersebut sudah lama dan area tersebut aktif untuk warga serta karyawan pabrik,” pungkasnya

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru