JURNALSUKABUMI.COM – Kisah pilu nan menyayat hati datang dari kisah pasangan suami istri, Abdurohman (44) dan Lili (35) warga Kampung Kebonpanjang RW. 15, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Pasalnya, keluarga yang kesehariannya sebagai buruh harian lepas ini terpaksa hampir 17 tahun tinggal di rumah reyot yang jauh dari kata layak.
Belum lagi, ditambah himpitan ekonomi keluarga yang kian meningkat, membuat Abdurohman kesulitan mewujudkan impian untuk sekedar memperbaiki atap yang bocor dan mengganti dinding dari bilik bambu yang mulai lapuk dimakan usia itu.
Bahkan, tak sedikit pun tersirat jika impian rumah yang hanya berukuran 5×6 meter dan masih beralaskan tanah itu bisa diperbaiki dalam waktu dekat ini. Tepat hingga dikarunia tiga anak dan buah hasil kesabaran dan doa yang terus Ia panjatkan, akhirnya harapannya itu terkabul.
Melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Komando distrik Militer (Kodim) 06/07 Kota Sukabumi, kegembiraan nampak jelas dirasakan bagi keluarga Abdurahman yang ikut serta selama proses pembongkaran hingga renovasi yang ditaksir sudah mencapai 60 persen ini.
Kini, rumah yang diimpikan keluarga tercinta pun bisa terlaksana dan harapan bisa tidur dengan keadaan hunian yang lebih nyaman pun tinggal dinantikan.
“Haturnuhun bapak-bapak TNI. Akhirnya impian kami terkabul dan tinggal menunggu penyelesaian renovasi,” ujar Abdurohman sang pemilik rumah di sela kesibukannya membersihkan puing-puing bangunan, kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (06/03/2021).
Selama proses pembongkaran hingga sekarang kata dia, bantuan personel TNI berikut warga pun dirasakan sangat kompak. Terbukti, hanya hitungan enam hari rumah miliknya ini sudah mulai terpasang atap dan dinding yang kokoh.
“Ini sebuah kebahagiaan yang tak terhingga. Dan kami tidak bisa berkata-kata lebih selain ucapan terima kasih Pak TNI,” ucapnya sambil mata yang berkaca-kaca.
Sementara itu, nampak sejumlah personel TNI yang tengah mengakhiri pekerjaannya karena waktu sudah menunjukan menjelang Magrib. “Insya allah renovasi ini selesai sesuai target karena tinggal pemasangan lantai saja,” sambung Serka Agus Hermawan anggota Koramil 0712 Parungkuda usai membasuh muka tepat di depan rumah itu.
Ia mengaku, sebelumnya memang keluarga ini hampir 17 tahun tinggal di rumah sangat sempit nan dipenuhi lubang-lubang menganga dari atap rumahnya. Bahkan, tak jarang saat hujan turun rumah itu mengalami bocor.
“Sangat miris, karena memang Abdurahman sendiri hanya buruh harian lepas dengan penghasilan Rp50 ribu perhari sementara istrinya sebagai ibu rumah tangga. Untuk itu, kita bangun dengan tipe 30 dan saat ini pembangunannya sudah mencapai 60 persen,” ungkap Babinsa Babakanjaya Parungkuda itu.
Di tempat yang sama, Dandim 0607/Kota Sukabumi, Letkol Infanteri Danang Prasetyo Wibowo melalui Komandan Kompi (Danki) Satgas Kapten Infanteri, Ahmad Amin menambahkan, program TMMD kali ini yakni dua sasaran program.
“Program pengerjaan non fisik seperti penyuluhan atau ceramah berbagai materi dan pekerjaan fisik yakni pembangunan 20 RTLH dan pembangunan jembatan dengan sepanjang 13,7 meter dan lebar 4,5 meter.
“TMMD bakal digelar selama 30 hari dari mulai tanggal 2 sampai 31 Maret 2021 dengan sasaran Jembatan dan RTLH. Kita terus geber agar pekerjaan sesuai target,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












