JURNALSUKABUMI.COM – Keberadaan PT Indonesia Power (IP) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dinilai belum dirasakan maksimal bagi warga lokal.
Pasalnya, dengan berjalannya waktu kehadiran perusahaan itu seolah tidak memberikan ruang kesempatan keterlibatan warga sekitar dalam hal proses pengerjaan.
Hal tersebut dilontarkan perwakilan warga sekitar Palabuhanratu, Hamzah Gurnita kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (25/02/2021).
Menurutnya, alasan kuat terjadinya keluhan tersebut diduga berawal dari adanya oknum pimpinan PT Indonesia Power yang bermain dalam hal proses pengerjaan.
“Kami menilai itu adalah sebuah pendzoliman bagi tenaga kerja dan perusahaan lokal. Karena, mereka menganggap putra daerah tidak mampu bekerja,” tegasnya.
Hamzah meminta, persoalan ini pun tidak bisa berlarut-larut dibiarkan. Untuk itu, dirinya meminta agar pihak DPRD Kabupaten Sukabumi bisa memfasilitasi dan sekaligus menghadirkan unsur dari Kejaksaan Negeri, Dandim 0622 dan Kapolres Sukabumi untuk mendalami persoalan ini.
“Oknum yang ada dalam tubuh IP tidak bisa dibiarkan, karena merusak dan mengundang emosi lingkungan sekitar terlebih warga Palabuhanratu,” tandasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan redaksi jurnalsukabumi.com telah berupaya konfirmasi kepada PT Indonesia Power, tapi belum mendapatkan keterangan dan tanggapan.
Redaktur: Ujang Herlan












