Ini Jurus PSN Perisai Putih Caringin yang Bikin Harum Sukabumi di TMII

Minggu, 7 Februari 2021 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih yang beralamat di Desa Talaga, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, terus menggembleng para pendekar secara rutin.

Alhasil, hingga saat ini perguruan tersebut tak sedikit berbagai kejuaraan yang telah diikuti dan memboyong sederet tropi juara. Salah satu kejuaraan yang cukup bergengsi adalah kejuaraan yang diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) November 2020.

Kendati demikian, ternhata kunci utamnya terletak pada konsistensi latihan. Sebeb, dalam teori dasarnya, setiap pesilat wajib memiliki jurus bela diri minimal untuk berjaga-jaga jika terjadi dihadapkan dalam situasi dan kondisi apapun untuk mempertahankan diri dari serangan lawan dengan menggunakan senjata ataupun tangan kosong.

Demikian disampaikan Guru dan Pelatih Kepala sekaligus Pemilik Padepokan Persai Putih, Alfian saat ditemui jurnalsukabumi.com, Minggu (07/02/2021).

Seluruh murid di padepokan itu kata dia, sejak diterima sebagai siswa baru, selalu diingatkan dan ditanamkan sikap rendah hati dan tidak besar kepala. Karena ilmu kanuragan yang diajarkan oleh para pelatih hanya untuk digunakan untuk membela kaum yang lemah dan membasmi segala bentuk kebathilan.

“Ilmu bela diri itu bukan dipakai untuk uji kekuatan apalagi untuk gagah-gagahan. Tapi dipakai untuk amaliyah amar ma’ruf nahyi munkar,” tegasnya.

Pendiri Perguruan guru besar PSN Perisai Putih kata dia adalah Almarhum R.A Bustami Barasubrata di Surabaya tahun 1967. Sementara di Sukabumi, padepokan Perisai Putih berdiri tahun 2012 lalu. Hingga saat ini, sudah menelurkan ratusan alumni.yang sudah bekerja di instansi pemerintah maupun swasta.

Jumlah murid yang belajar ilmu beladiri asli Indonesia di padepokan itu berjumlah sekitar 100 orang. Untuk kelompok anak dan remaja.berlatih dari pagi jam 8 sampai 11 siang. Sementara untuk kelompok dewasa berlatih mulai pukul 4 sore sampai pukul 7 malam.

“Untuk kelompok anak dan remaja, dilatih anak saya nomor 3, Alvin Dwi Septian atau biasa disapa Avin. Sementara untuk dewasa saya sendiri yang turun tangan,” tandasnya.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Disdik Sukabumi Terapkan WFH Sehari Sepekan, Layanan Pendidikan Dipastikan Tetap Optimal
Kwarcab Pramuka Sukabumi Matangkan Persiapan Rakercab dan Jambore Nasional 2026
Ratusan Siswa MI BPPI Citiis Turun ke Sungai, DLH: Aksi Nyata Peduli Lingkungan di Sukabumi
Kabar Gembira! Pjs Rektor Universitas Linggabuana PGRI Pastikan Wisuda Bulan Mei 2026
170 Mahasiswa Terima Beasiswa Bupati Sukabumi 2026, Ini Pesan Kang Asjap!
Kadisdik Sukabumi: SDN Batununggul Masuk Prioritas Pembangunan 2026
Animo Meledak! Ratusan Putra-putri Terbaik Sukabumi Berebut Beasiswa Bercahaya Wali Kota 2026
Lewat Program Sekolah Siaga, DPPKB Sukabumi Edukasi Anak Sejak Dini Soal Kependudukan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 22:51 WIB

Disdik Sukabumi Terapkan WFH Sehari Sepekan, Layanan Pendidikan Dipastikan Tetap Optimal

Rabu, 22 April 2026 - 11:40 WIB

Kwarcab Pramuka Sukabumi Matangkan Persiapan Rakercab dan Jambore Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 14:20 WIB

Ratusan Siswa MI BPPI Citiis Turun ke Sungai, DLH: Aksi Nyata Peduli Lingkungan di Sukabumi

Selasa, 7 April 2026 - 18:30 WIB

Kabar Gembira! Pjs Rektor Universitas Linggabuana PGRI Pastikan Wisuda Bulan Mei 2026

Selasa, 7 April 2026 - 17:26 WIB

170 Mahasiswa Terima Beasiswa Bupati Sukabumi 2026, Ini Pesan Kang Asjap!

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777