JURNALSUKABUMI.COM – Keberadaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kulawargi Pamayang yang mengelola pabrik es di Kampung Pajagan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sukabumi.
Plt Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sri Padmoko mengatakan, keberadaan pabrik es balok yang dikelola oleh KUB Kulawargi Pamayang tersebut sebelumnya sempat vakum atau terhenti. Dalam rangka optimalisasi pabrik es dan peningkatan pelayanan kepada neayan maka pada tanggal 3 November 2020 Dislutkan rapat bersama Bagian Hukum, Bagian Kerjasama, Bidang Asset, dan Inspektorat Kabupaten Sukabumi dan kita sepakat bahwa Pabrik Es bisa dikelola oleh KUB Kulawargi Pamayang, hak ini sesuai Petunjuk Teknis pengelolaan pabrik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang menyatakan bahwa pengelolaan pabrik es dilakukan oleh Kelompok atau Koperasi.
“Setelah diaktifkan dan dipulihkan kembali, tenyata potensinya sangat tinggi dan para nelayan terbantu untuk kebutuhan es balok ini,” ungkapnya.
Saat ditanya apa peran dinas untuk pengelolaan pabrik es balok tersebut, pihaknya terus mendorong dan mengoptimalkan produski dan manajemen yang sudah berjalan.
“Kami tidak bisa membantu dari anggaran PEMDA, anggaran PEMDA sangat terbatas dan KUB Kulawargi Pamayang hadir dengan sukarela dengan biaya mandiri merehabilitasi pabrik es, memperbaikai kerusakan mesin akbiat tidak dioperasikan lebih dari 1 tahun, kami tahu biaya yang dikeluarkan KUBE kulawargi Pamayang sangat besar, tetapi mereka tidak pernah mengeluh padahal masalah yang dihadapi dalam mengoperasionalkan pabrik es ini banyak, kami hadir untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada KUB ini, sehingga kedepannya produksi ini berjalan baik dan es yang dihasilkan menolong nelayan,” katanya.
Sementara itu, Pengurus KUB Kulawargi Pamayang Arkadeus Hamudin mengatakan, es balok ini memang KUB nya di percaya oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi untuk mengelola pabrik es balok yang sempat terhenti.
” Kami berpikir keras dan berusaha bersama tim agaimana menjalankan pabrik ini yang sebelumnya tertunda, upaya yang kami lakukan bisa megaktifkan kembali kondisi dan biaya yang cukup besar, sehingg bisa memberikan pelayanan kepada nelayan di Cisolok dan Palabuhanratu,” katanya.
Kebutuhan es balok bagi nelayan sangat penting yang berdampak pada kwalitas ikan itu sendiri, sehingga dengan produksi es balok ini, nelayan bisa mudah mendapatkan es dan ikannya pun terjamin saat hendak dijual.
“Ketika nelayan susah mencari ikan, sehingga kwalitas ikan menjadi baik dan terbantu dengan es ini, ke depannya bulan Februari nanti masa panen ikan, nelayan bisa mudah mendapatkan,” katanya.
“Untuk produksi es balok KUB kami dengan kapasitas 200 balok perhari, dengan hasil produksi pengolahan 170 es dalam satu hari,” pungkasnya.
Reporter: CR3 II Redaktur: FK Robbi












