Puluhan Hektare Lahan Pertanian di Jampangtengah Terancam Kekeringan

Minggu, 17 Januari 2021 - 13:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan hektare lahan pertanian yang berada di Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terancam kekeringan akibat saluran irigasi tertimbun material longsor.

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, dua titik irigasi yang mengalirkan air ke lahan pertanian warga seluas 30 hektare tersebut mengalami longsor sekitar pukul 15.30 WIB, Sabtu (16/01/2021) kemarin.

“Hujan yang cukup lama menimpa wilayah tersebut berdampak pada pergeseran tanah yang berada di atas aliran irigasi,” kata Eka Widiaman Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (17/01/21).

Lanjut ia, saluran irigasi tersebut sangat penting bagi para petani sehingga mereka berharap pemerintah bisa segera memperbaikinya. Terlebih, para petani sedang membutuhkan air untuk melakukan tanam pertama tahun ini.

“Material longsoran menutup saluran irigasi sepanjang 7 Meter dengan ketebalan material longsoran 1 meter,” jelasnya.

Sementara kata Eka, bahan baku yang di butuhkan untuk memperbaiki saluran tersebut yakni karung sebanyak 250 buah atau kawat boronjong sebanyak 50 buah.

“Titik kedua yang saluran irigasinya jebol dengan diameter panjang 5 meter dan tinggi 4 meter,” masih dalam asessment,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 
Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 15:35 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Jumat, 25 September 2026 - 15:08 WIB

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Berita Terbaru