JURNALSUKABUMI.COM – Awal tahun 2021, di Sukabumi disambut dengan harga cabe rawit yang melambung tinggi. Pedagang berharap semua kembali normal.
Pantauan jurnalsukabumi.com, di dua pasar semi modern. Yaitu, Pasar Panggleseran dan Pasar Warungkiara, harga cabe rawit tembus di angka Rp60 ribu perkilogram (Kg).
Salah satu pedagang di Pasar di Warungkiara, Apik (35) mengatakan, kenaikan harga terjadi seminggu yang lalu atau masuk di awal tahun 2021.
“Kalau barang banyak, tapi dari luar daerah ini juga saya kiriman dari Jawa, tetapi yang belinya berkurang,” kata Apik kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (07/01/21).
Pembeli berkurang sambung Apik, kemungkinan lantaran harga yang memang sangat mahal, “biasanya sehari 10 Kg habis, saat ini sehari hanya 3 Kg saja,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Apik berharap kepada pihak terkait untuk segera mengambil tindakan agar semua harga kemabali normal tidak ‘lada’ seperti sekarang. “Ya, kalau saya selaku pedagang menginginkan semunya kembali normal lagi,” ujarnya.
Sementara itu, di lokasi terpisah salah satu pengunjung pasar Pangleseran Sumartini (27) mengurungkan niatnya untuk membeli cabe rawit dengan alasan mahal.
“Ya, kalau harga segitu mendingan uangnya dipake belanja yang lain,” singkatnya.
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan












