Balita Pengidap Hidrosefalus Parungseah Sukabumi Butuh Uluran Tangan Dermawan

Kamis, 7 Januari 2021 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sungguh malang nasib Adilla Nisa Ardhani (4) balita asal Kampung Nyangsang RT 02 RW 01 Desa Parungseah, Kabupaten Sukabumi.

Pasalnya, balita perempuan ini mengidap penyakit Hidrosefalus. Anak dari Salla Fitria Agustina ini sudah mengidap penyakit sejak kecil. Saat ini, kondisinya semakin mengkhawatirkan, ia terpaksa menjalani perawatan mandiri di rumahnya sendiri akibat keterbatasan ekonomi.

Untuk diketahui hidrosefalus merupakan penyakit menumpuknya cairan di dalam rongga jauh di dalam otak. Kelebihan cairan menekan otak dan dapat menyebabkan kerusakan otak. Kondisi ini paling sering terjadi pada bayi dan orang berusia lanjut.

Bhabinkamtibmas Polsek Sukabumi Polres Sukabumi Kota, Brifka Deden Zefri Iskandar, mengatakan, saat ini Adilla tinggal bersama ibunya sendiri. Lantaran, Salla Fitria sudah bercerai dengan suaminya.

“Ya, kini tinggal tinggal sama kedua orang tuanya, karena beliau sudah cerai, bahkan mantan suaminya pun tidak bertanggung jawab dan memperhatikan mereka,” kata dia kepada wartawan, Kamis (07/01/21).

Lanjut dia, karena keterbatasan ekonomi, keluarganya pun kini tinggal dirumah tentangganya. Pasalnya, mereka tidak memiliki tempat tinggal untuk dihuni.

“Tinggal dirumah tetangganya mungkin karena iba dengan kondisinya, salah satu tetangga menyuruh untuk menempati rumhanya yang kebetulan kosong,” ujarnya.

Untuk kebutuhan sehari – hari orang tua Adilla terkadang tidak bisa memenuhi kebutuhan untuk perlengkapan bayi dari mulai, popok hingga susu. Bahkan untuk biaya pengobatannya pun orang tua Adila sering mengalami kesulitan.

Dengan kondisi itu, dirinya berharap ada uluran tangan dari dermawan untuk membantu, pengobatan Adilla. Pasalnya kondisi dia saat ini semakin mengkhawatirkan, dan kepalanya puna kian hari semakin membesar.

“Kita sudah melakukan upaya bersama Pemerintah setempat untuk pengobatan bayi itu, mudah – mudahan secepatnya segara terlaksana,” pungkasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Berita Terbaru