JURNALSUKABUMI.COM – Keberadaan pemburu, Abi Abdillah (23) yang masih lenyap saat berburu babi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) masih misteri. Namun kondisi warga Desa Parungseah RT 02/08, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi itu dipastikan hidup dalam kondisi sehat.
Kepastian itu setelah Abi mengabarkan lewat telepon selulernya kepada temannya, Senin (4/1/2021) malam. Namun tampaknya korban masih bingung mengenai lokasi dirinya.
Kapolsek Nagrak, AKP Iptu Teddi Armayadi membenarkan hal itu. “Korban (Abi Abdillah) tadi malam berhasil komunikasi bersama kawannya bahwa beliau masih berada di kawasan TNGGP dengan kondisi yang sehat. Namun, saudara Abi tidak mengabarkan di mana lokasi ia berada,” tegas Teddi ditemui jurnalsukabumi.com di sela proses pencarian korban memasuki hari ketiga, Selasa (5/1/2021) siang.
Informasinya, korban bersama 14 pemburu lainnya memasuki TNGGP melalui Blok Tangkil di Kampung Pakauman, Desa Wangunjaya, Ciambar, Minggu (3/1/2021) sekira pukul 09.00 WIB. Di hari yang sama, Warga Desa Parungseah RT 02/08, Kecamatan Sukabumi itu terpisah dan kehilangan kontak dari rombongan, sekira pukul 11.00 WIB.
Mengetahui temannya hilang, rombongan saat itu juga melakukan pencarian. Namun upaya mereka nihil. Akhirnya, pada Senin (5/1/2021), mereka melaporkan kehilangan rekannya ke anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Putra Gunung Gede Pangrango (binaan TNGGP, red) hingga tembus ke Kepala Resort Bodogol, Agung Gunawan.
Proses pencarian Abi hingga hari ini, Selasa (5/1/2021), memasuki hari ketiga. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang terbagi dalam empat tim tersebut menyisir kembali memasuki kawasan TNGGP. Mereka di antaranya dari unsur Polri, TNI, BPBD, Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan para relawan.
Reporter: Ifan | Redaktur: Sule












