Secercah Asa di Tengah Pandemi, Hergun: Dukung Optimalisasi Anggaran hingga Awasi Keamanan Vaksin

Sabtu, 2 Januari 2021 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kerja sama seluruh stakeholder dibutuhkan agar Sukabumi bisa bertahan menghadapi pandemi sampar, Covid-19. Upaya itu menyusul kondisi nasional yang belum pulih, namun ada secercah harapan dengan adanya vaksinasi. 

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan bahwa vaksinasi COVID-19 rampung pada 2022. Rencana ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.

Anggota DPR RI, Heri Gunawan yang berangkat dari Dapil Jawa Barat IV, mencakup Kota dan Kabupaten Sukabumi menegaskan untuk bisa bertahan menghadapi Covid-19 kerja sama seluruh stakeholder sangat dibutuhkan. 

“Pandemi Covid-19 belum diketahui kapan akan berakhir. Namun ada secercah harapan dengan adanya vaksinasi. Kami selaku wakil rakyat akan mendukung dalam persetujuan anggaran. Kami juga akan mempertanyakan kepada Pemerintah tentang jaminan keamanan vaksin tersebut untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Hergun-sapaan akrab Heri Gunawan- saat ditemui jurnalsukabumi.com di Rumah Aspirasi dan Inspirasi (RAI) Hergun, Sabtu (2/1/2021) 

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini berharap dengan adanya vaksinasi, pandemi Covid-19 dapat segera teratasi dan kita semua bisa melanjutkan pembangunan Indonesia, khususnya Sukabumi dengan akselerasi yang lebih cepat lagi. “Semoga di tahun 2021, semuanya selalu diberikan kesehatan, kesuksesan, kesejahteraan, dan kebahagiaan,” harapnya.

Sementara itu, berdasarkan data teranyar Satuan Tugas Penanganan Covid-19/ Corona Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/1/2021) pukul 14.00 WIB, untuk probable jumlah total ada 124, dengan rincian, 90 isolasi, 31 selesai dan meninggal 90 orang. Untuk yang mengalami kontak erat total ada 3502, dengan rincian 3311 Discarded dan ada 191 yang di karantina. Untuk Suspek, jumlah total ada 6190 dengan rincian 6608 Discarded, 31 di isolasi dan 61 karantinan.

Reporter: Cr1 | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi
Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:26 WIB

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB