ABK Asal Sukabumi di Kapal 32 Myongminho yang Karam di Korsel: Keluarga Mohon Doa Terbaik

Sabtu, 2 Januari 2021 - 22:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pihak keluarga hingga kini masih menunggu kabar terkini dari pencarian Devi Ilham, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal penangkap ikan 32 Myongminho yang terbalik di Korea Selatan. Devi adalah satu dari tiga warga negara indonesia (WNI) yang dinyatakan hilang.

Ditha Indah Shafira, istri Devi, mengaku belum mendapatkan kabar terkini baik dari perusahaan tempat suaminya bekerja ataupun dari instansi pemerintah.

“Belum ada kabar lagi, mohon doanya saja,” kata Ditha kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (2/1/2021).

Ditha memohon kepada warga Sukabumi, khususnya teman dan kerabat yang mengenal Devi untuk senantiasa mendoakan yang terbaik.

“Kami mohon doanya dari warga Sukabumi,” tuturnya.

Devi dan istrinya tinggal di Liung Tutut RT 1 RW 9, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.

Ia sudah beberapa kali bekerja di kapal asing dan berangkat ke Korea Selatan pada Agustus 2020 lalu.

Nahas, kapal ikan 32 Myongminho, tempat Devi bekerja, karam di Pulau Jeju, Korea Selatan pada Selasa 29 Desember 2020.

Otoritas setempat menyebut ada 7 orang awak kapal yang hilang, tiga diantaranya adalah WNI.

Tim SAR di Korea sempat menghentikan upaya pencarian karena terkendala cuaca yang buruk.

Reporter: CR3 | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru