Disbudpora Kenalkan Sejarah Palagan Bojongkokosan pada Kaum Milenial

Senin, 30 November 2020 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemda Sukabumi melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) memperkenalkan pengetahuan sejarah pada generasi milenial. Pengetahuan sejarah penting diperkenalkan agar mereka melek sejarah. Salah satunya kegiatan yang digagas Disbudpora yakni pengembangan museum Palagan Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (29/11/2020).

Sejarah sangat penting dalam kehidupan suatu bangsa, karena sejarah merupakan gambaran kehidupan masyarakat di masa lampau. Melalui sejarah, generasi milenial diharapkan mampu memahami apa yang telah terjadi di masa lalu. Peristiwa atau kejadian masa itu dapat di jadikan pedoman dan acuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“kita ingin memberikan edukasi dan wawasan ilmu pengetahuan sejarah khususnya museum Bojong kokosan,” kata Yanti Iriyanti, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpora kepada jurnalsukabumi.com.

Kegiatan kali ini kata dia, diadakan kegiatan belajar bersama di museum sesuai arahan kementerian agar mensosialisasikan museum swasta yang berada di Kota dan kabupaten Sukabumi. Pada acara tersebut, menghadirkan secara langsung pameran sejarah museum Soekabumi tempo doeloe, museum Prabu Siliwangi, Yayasan museum Ki Pahare Dan sejarah Kopi Soekabumi.

“Kita sangat mengapresiasi terhadap kaum milenial selaku generasi muda yang mengikuti kegiatan ini dari mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB,” imbuhnya.

Melalui napak tilas sejarah, diharapkan dapat membentuk sikap peduli serta menambah
kecintaan generasi milenial terhadap peninggalan sejarah, baik dari masa pra sejarah hingga masa modern. Oleh karena itu, penting bagi generasi milenial untuk dapat melestarikannya, agar Indonesia tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa yang kaya akan nilai-nilai sejarah dan budaya.

“Berbagai paparan diberikan, selain sejarah tentunya tentang lingkungan hidup, tentang nilai-nilai tradisi seperti halnya yang berada di museum Ki Pahare tentang nilai tradisi masyarakat tempo dulu yang harus diketahui oleh generasi muda,” jelasnya

Sementara Edukator Museum Bojongkokosan, Wawan Suwandi menambahkan, berbagai jenis benda bersejarah yang dipajang di dalam museum Bojongkokosan ini, dari mulai ruang pameran I terdapat 4 (empat) buah vitrin, baling-baling, kaca jendela pesawat serta foto nama-nama pahlawan yang gugur di medan perang dalam peristiwa Bojongkokosan.

“Bojongkokosan merupakan tempat terjadinya peristiwa Perang Konvoi atau lebih dikenal dengan Pertempuran Bojongkokosan melawan tentara Inggris dan NICA pada tahun 1945 sampai 1946,” jelasnya.

Selain itu, pada ruang pameran II terdapat miniatur masterplan Palagan Bojongkokosan yang berada di tengah-tengah ruangan terdapat 7 minirama (maket) yang menggambarkan tentang peristiwa di Bojongkokosan yakni Penyusunan Kekuatan, Musyawarah untuk melakukan tindakan, Penyerbuan ke Perkebunan Cirohani, Pertempuran Bojongkokosan, Pemboman Cibadak oleh Angkatan Udara Kerajaan Inggris, Pengusungan Jenazah dan yang luka-luka serta pemakaman jenazah para Pahlawan.

“Benda sejarah merupakan salah satu identitas bangsa yang perlu dilestarikan dan diselamatkan di masa mendatang,” pungkasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Wabup Andreas Ajak Petani Gali Peluang Sesuai Kebutuhan Pasar
Niat Rekreasi Berakhir Duka, Bocah 6 Tahun di Palabuhanratu Tak Tertolong Usai Tenggelam
Kang Sule Tekankan Soliditas Panitia Jelang Pelantikan SMSI Sukabumi Raya
Pendopo Sukabumi Bakal Diselimuti Kain Kafan, BASB Nilai Pemerintah Daerah Kehilangan Arah
Hergun Soroti Realisasi PNBP ATR/BPN yang Baru 39,74 Persen, Pertanyakan Anomali Data Layanan
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
DLH Prioritaskan Sampah di Jalan Protokol, Bupati Minta Pasukan Kuning Maksimalkan Layanan
Wabup Sukabumi Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:37 WIB

Wabup Andreas Ajak Petani Gali Peluang Sesuai Kebutuhan Pasar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:29 WIB

Niat Rekreasi Berakhir Duka, Bocah 6 Tahun di Palabuhanratu Tak Tertolong Usai Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:55 WIB

Kang Sule Tekankan Soliditas Panitia Jelang Pelantikan SMSI Sukabumi Raya

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:53 WIB

Pendopo Sukabumi Bakal Diselimuti Kain Kafan, BASB Nilai Pemerintah Daerah Kehilangan Arah

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:23 WIB

Hergun Soroti Realisasi PNBP ATR/BPN yang Baru 39,74 Persen, Pertanyakan Anomali Data Layanan

Berita Terbaru