JURNALSUKABUMI.COM – Sedikitnya lima pohon mahoni “raksasa” yang berada di sepanjang trotoar taman kota, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi dikeluhkan warga. Pasalnya, pohon-pohon itu kondisinya sudah keropos dan nyaris tumbang.
Hasil penulusuran jurnalsukabumi.com di lokasi, sejumlah pedagang kaki lima, warga sekitar dan sejumlah pejalan kaki merasa “dihantui” dengan kondisi pohon-pohon itu. Bahkan, saat ini sudah ada ranting pohon yang keropos dan nyaris menutupi sebagian besar jalan utama.
“Iya betul, ini pohon sudah lama sepertinya tidak terurus. Bahkan pernah ada pedagang di sini menjadi korban tertimpa dahan pohon pada bagian wajahnya yang patah hingga harus dilarikan ke rumah sakit,” kata warga, Novel, kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (20/11/2020).
Dijelaskannya, ada beberapa batang yang kondisinya sudah keropos yang nyaris menutupi jalan utama. Dia berharap, dinas terkait segera turun tangan memotong dan merapikannya.
Sementara itu, Kepala Desa Karangtengah, Gery Iman Sutrisno saat ditemui di ruang kantor desa mengaku setuju untuk memotong dan merapikan oleh dinas terkait. Karena banyak dahan-dahan yang keropos serta dahan tersebut sudah merapat ke kabel-kabel listrik dan condong mengarah ke jalan raya utama.
“Saya juga setuju dengan warga untuk dirapihkan, karena demi kebaikan lingkungan dan kebaikan para pedagang yang berada di sekitar taman kota Karangtengah,” ujar Gery.
Tak hanya itu, sambung Gery, ke depannya dia akan mengajukan permohonan tertulis kepada dinas terkait untuk segera merapihkan dahan-dahan pohon mahoni yang kondisinya keropos.
Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana











