JURNALSUKABUMI.COM – Bencana puting beliung yang terjadi saat Senin (16/11/20) sore, hingga menghantam empat kampung dan tiga ke RWan di Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Menyimpan cerita mendalam bagi seorang penjaga sekolah yang berada di SDN 1 Cikidang.
Fery Purnama (40 tahun) seorang penjaga Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Cikidang saat di temui wartawan Jurnalsukabumi.com mengatakan, bahwa saat itu Fery sedang berada di rumah yang tak jauh dari sekolah merasa kaget, tiba-tiba sekitar pukul 15.00 WIB hujan turun disertai suara petir dan disusul angin kencang dilokasi.
“Saya kaget, suara hujan petir dan angin kencang tiba-tiba melanda persis diatas rumah saya. Setelah itu, saya mencoba untuk keluar rumah melihatnya, setelah saya keluar percis didepan rumah sudah banjir dan hujan petir disertai angin kencang semakin besar,” ujar Fery Purnama kepada jurnalsukabumi.com dilokasi.
Sambung Fery, selang 10 menit kemudian pohon karet berukuran besar tiba-tiba rubuh kearah tiang listrik kemudian disusul tiang listrik menimpah atap sekolah kelas 1 SDN Cikidang.
“Kalau disebut kaget, ia saya kaget karena baru pertama bencana sebesar ini melandan wilayah saya, alhamdulillah saat itu juga tidak ada aktifitas siswa dan guru,” kata Fery.
Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi











