JURNALSUKABUMI.COM – Afifah Nadhirah Faiz sosok wanita asal Sukabumi yang tergolong cerdas, aktif dan kreatif. Wanita berparas cantik itu, memiliki kisah hidup yang sangat menarik untuk diketahui khalayak ramai. Sejak remaja, dia memiliki segudang prestasi yang tidak dimiliki teman sebayanya.
Usai menamatkan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Sukabumi, Afifah Nadhirah Faiz, melanjutkan studi ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Perempuan yang akrab disapa Afifah itu, dengan senang hati berbagi cerita dan pengalamannya selama 7 tahun berkiprah menggeluti bidang tata busana. Segudang prestasi baik di tingkat daerah sampai go internasional berhasil direngkuhnya.
“Setelah lulus SMP, saya langsung daftar tes di SMKN 3 Sukabumi. Alhamdulillah, saya lolos masuk dan diterima di bidang jurusan tata busana. Tahun 2012 silam, saya dapat kesempatan menjadi duta pertukaran pelajar ke Songkhla Vocational College Thailand dengan mengangkat tema tentang budaya batik, kecapi suling dan budaya Sunda lainnya, selama 3 minggu dia melakukan presentasi tentang culture,” Kata Afifah Kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (4/11/2020).
Selain itu sederet prestasi juga pernah dia raih saat dia pertama masuk di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Seperti Juara I Fashion Carnaval, Jogja Fashion Week tahun 2015, Juara II Fashion Carnaval, Pelangi Budaya Bumi Merapi Kabupaten Sleman tahun 2016, Juara II Best Costume, Asia Africa Conferences Bandung tahun 2015, Indonesia Delegates For Chinghay Parade Singapore tahun 2016, Juara II Fashion Carnaval Jogja Fashion Week tahun 2016, Student Collaboration Design, Design Development of Batik Fashion Collection for Fashion Industry Australia tahun 2016.
Dia juga mantap mencatatkan dirinya menjadi Grand Champion of World Costume Festival. Selain itu, wanita multitalenta dinobatkan menjadi champion di Vigan City Illocos Sur- Philippines Tahun 2016, juara III defocyciv fashion show tahun 2017 dan sederet prestasi lainnya.
“Alhamdulillah, puji syukur saya bisa mewakili Indonesia dalam acara Singapore di awal tahun 2016, dan 2016 akhir, mengikuti lomba tingkat dunia di Philippines membuat kostum tingkat dunia. Alhamdulillah saat itu, juara umum bersama tim karnaval Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Terakhir ke Philippines di tahun 2018, saya ikut acara world art camp olimpiad seni, kita ikut lukis desain dan membuat kostum daur ulang,” jelasnya.
Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: Usep Mulyana












