Amukan Puting Beliung Ratakan Rumahnya, Marsih Tertunduk Lesu

Jumat, 30 Oktober 2020 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Marsih Adawiyah (50) hanya bisa tertunduk lesu ketika melihat rumahnya rata dengan tanah setelah diamuk puting beliung, Kamis (29/10/2020) sore. 

Pantauan jurnalsukabumi.com di lokasi, Jumat (30/10/2020) siang, Marsih terlihat turut membereskan puing-puing material rumahnya berukuran sekitar 4 × 6 meterpersegi. Lokasinya di Kampung Babakan, Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. 

Ibu tiga anak ini tampaknya pasrah dan hanya bisa meratapi nasib akibat bencana yang menimpa rumahnya. Padahal, “istana” miliknya itu merupakan tempat berkumpul sehari-hari bersama keluarganya. Itupun, rumah semi permanen pemberian dari orangtuanya.

Marsih menceritakan, saat kejadian dia tengah berada di rumah mertuanya yang berada di kampung sebelah, tak jauh dari lokasi rumahnya. Dia mengetahui rumahnya porak-poranda dari salah satu anaknya. 

“Kaget! Begitu dengar rumah hancur. Waktu itu hujan juga seperti sekarang. Saya langsung mendatangi rumah, dan ternyata memang benar-benar hancur tidak ada yang bisa diselamatkan,” cerita Marsih di tengah guyuran hujan, Jumat (30/10/2020).

Kini, dia hanya berharap ada uluran tangan untuk membantu membangun kembali rumahnya. Sebab, jangankan untuk membangun rumah, untuk kehidupan sehari-hari keluarganya juga sudah pas-pasan. “Suami nganggur sejak ada Corona. Saya pasrah, semoga saja ada bantuan. Peralatan rumah tangga juga rusak, semuanya,” ucapnya penuh harap. 

Diketahui, rumah Marsih merupakan satu dari puluhan rumah yang rusak akibat sapuan puting beliung yang melanda tiga kampung di Desa Tugubandung. 

Hingga kini, petugas gabungan di antarannya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, warga dan relawan turun ke lokasi membereskan material rumah yang terdampak. Terlihat pula mereka memotong pohon-pohon yang tumbang.

Berdasarkan data sementara dari Kodim 0622/Palabuhanratu, tidak ada korban jiwa. Rata-rata kerusakan bangunan di bagian atapnya. 

Rinciannya yakni dua rumah rusak berat, 30 rusak ringan, satu masjid jami rusak ringan bagian atap, SMP 2 Kabandungan rusak bagian atap, dan Gedung DTA rusak bagian atap.

Reporter: Ifan | Redaktur: E Sulaeman

Berita Terkait

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:53 WIB

PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Berita Terbaru