JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 92 rumah warga Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, luluh lantak diterjang angin puting beliung, Kamis (29/10/20).
Kepala Bidang Kedaruratan Logistik, BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman menjelaskan, bangunan rumah yang rusak akibat amukan puting beliung di Desa Tugubandung terbagi menjadi 3 kategori kerusakan.
“Dari 92 rumah yang terdampak yaiti 3 rumah rusak parah 43 rusak berat dan 46 rusak ringan,” ungkapnya kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (30/10/20).
Kerusakan bangunan rumah warga tambahnya, rata – rata pada bagian atap. Maka BPBD, menyiapkan logistik berupa terpal untuk menutup sementara atap dari panas dan hujan serta udara dingin pada malam hari.
Sementara untuk kerusakan parah dan berat, tim akan segera melakukan tindakan dan langkah darurat yang dibutuhkan. Namun itupun harus dibahas terlebih dahulu di tingkat pimpinan.
“Saya akan melaporkan segera kepada pimpinan, tentang program tanggap bencana ini, agar warga yang terkena musibah bisa cepat tertangani,” ujarnya.
Ada empat titik lokasi yang terdampak langsung bencana puting beliung yang telah memporakporandakan rumah warga. Angin puting beliung datang secara tidak beraturan dan sporadis.
“Selain di wilayah ini, tiga titik lainnya yakni wilayah Tugu, Kaladi 1 dan Kaladi 2,” kata Herman.
Untuk para korban sendiri lanjut dia, saat ini dievakuasi sementara di rumah-rumah saudaranya sambil menunggu bangunan rumahnya diperbaiki. Dikabarkan akibat bencana ini, tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
“Kebiasaan bagi warga Sukabumi, jika terjadi bencana, korban yang kehilangan harta bendanya, biasanya di tampung sementara di rumah saudaranya terdekat,” pungkasnya.
Reporter: Ifan || Redaktur: Usep Mulyana












