Legislator Usep Wawan Terima Keluhan Tapal Batas dan Semrawutnya TPU di Sukabumi

Jumat, 23 Oktober 2020 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Fraksi Gerindra Usep Wawan melaksanakan Reses III yang dilaksanakan sejumlah titik di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat, (23/10/20).

Dalam kegiatan reses pada kali ini ada dua aspirasi yang ditampungnya menjadi bahan pertimbangan dan pokok-pokok pikiran nanti. Yakni minimnya keberadaan Tapal Batas antar desa atau kampung dan keberadaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang kumuh dan semrawut.

“Tapal batas desa atau kampung ini memang menjadi keluhan warga. Hal ini adalah kaitan dengan tata kelola pemerintahan dalam mengelola daerahnya,” ungkap Usep Wawan kepada jurnalsukabumi.com.

Menurut Usep Wawan, kenapa tapal batas ini penting, dengan tujuan yang pertama mengetahui geografis batas desa atau kampung tersebut secara fisik dan kedua tata kelola, dimana saat ada sejumlah warga luar desa atau kampung tersebut bisa mengetahuinya dengan mudah mengakses.

“Lihat saja di daerah tata kelola yang bagus, seperti halnya di Jogjakarta petunjuk arah atau lokasi tapal batas sangat baik dan berdiri tegak, bahkan petunjuk sejumlah lokasi mulai dari arah Ketua RW, Ketua RT hingga lokasi lainnya ada petunjuknya,” katanya.

Untuk keluhan yang kedua, menyoal keberadaan TPU yang semrawut dan kondisinya memperihatinkan, yang paling arah lagi TPU tersebut berada di pingiir jalan.

“Kita sudah harus memasuki era modern, bagaimana konsep TPU terhindar dari area yang angker dan serem. Tapi bagaimana membuat indah, karena TPU dalam bahasa sunda sering disebut astana yang seharusnya keberadaan memang layak dan pantas,” pungkasnya.

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi
Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak
Dewan Bayu Turun ke Akar Tradisi, Dorong Patanjala Jadi Instrumen Kebijakan Lingkungan
Peringati May Day, M. Reza Taojiri Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Sinergi
DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Bupati Sukabumi Tekankan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
DPRD Minta Pemerataan Infrastruktur di Kota Sukabumi pada RKPD 2027

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:26 WIB

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:15 WIB

Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03 WIB

Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak

Senin, 4 Mei 2026 - 12:10 WIB

Dewan Bayu Turun ke Akar Tradisi, Dorong Patanjala Jadi Instrumen Kebijakan Lingkungan

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB