Dinjak-injak Demonstran, Atap Rumah Warga di Gang Ajid II Porak-poranda

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Buntut dari aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law di depan Kantor DPRD Kota Sukabumi, Kamis (08/10/20) mengakibatkan, salah satu rumah warga yang berada di kawasan Gang Ajid II Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi porak-poranda.

Informasi yang dihimpun di lapangan, rusaknya rumah tersebut diduga disebabkan oleh kelakuan sekelompok masa yang melarikan diri ke Gang Ajid II saat dikejar-kejar dengan anggota kepolisian.

Septian (30) pemilik rumah menjelaskan, ketika berkecamuk aksi unjuk rasa, massa aksi yang dihadang aparat gabungan melarikan diri ke sebuah parkiran gerobak pedagang yang ada di Jalan IR. Djuanda. Karena merasa terdesak aparat, demonstran menaiki tembok pembatas dan berlompatan ke atap rumahnya, hingga mengalami kerusakan cukup parah.

“Saya melihat dengan mata kepala sendiri, mereka melarikan diri karena takut ditangkap oleh aparat. Mereka menaiki atap rumah saya, untuk bersembunyi,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (10/10/20).

Massa pendemo yang menaiki atap rumahnya kurang lebih berjumlah 10 orang. Karena tidak kuat menahan beban yang terinjak pendemo yang hendak bersembunyi, membuat atap rumahnya tersebut ambrol.

“Abdi oge jejeritan turun turun siah turun imah aing ruksak (Saya berteriak menyuruh mereka untuk turun kamu turun, rumah saya rusak). Hingga diatas atap rumah saya berbunyi gemuruh,,” imbuhnya.

Bahkan saking terlalu banyak orang yang bersembunyi di atap rumahnya kata dia, sebagian dari mereka terjebak dan tidak bisa turun. “Mungkin pada saat mereka akan turun, atap rumah terasa bergoyang dan mau ambruk,, maka mereka memilih bertahan dalam situasi ketakutan,” tutupnya.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing
Tujuh Sapi Kurban Berbobot 6 Ton Disalurkan untuk Masyarakat Kabupaten Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Berita Terbaru