JURNALSUKABUMI.COM – Video segerombolan pengendara bermotor yang berkonvoi di Jalan IR H, Djuanda Kota Sukabumi, membuat warga pengguna jalan yang berada ditempat tersebut panik dan ketakutan.
Bahkan, cuplikan video yang menampilkan aksi segerombolan itu pun dalam sejejap viral dijagat media sosial warga Kota Sukabumi.
Dalam video itu, terlihat ada sekitar puluhan kendaraan motor berboncengan dua sampai tiga orang berusia belia itu menggunakan atribut (Jaket) yang didominasi warna merah putih dan biru. Selain itu nampak sejumlah pemuda yang turun ke jalan sambil berteriak-teriak dan mengacungkan bendera salah satu organisasi identik dengan atribut yang mereka pakai.
Bunyi kenalpot motor yang mereka kendarai bersahut-sahutan dengan suara teriakan mereka. Namun, dalam video itu tidak terdengar secara jelas apa yang mereka perbincangkan. Sontak warga yang menyaksikan arak-arakan menjadi ketakutan. “Sieun-Sieun (Takut-Takut),” ujar seseorang dalam video yang berdurasi 21 detik itu.
Saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, menjelaskan, aksi gerombolan bermotor itu, dilakukan usai mereka melakukan acara bhakti sosial penggalangan dana di halaman Gedung Juang Kota Sukabumi.
“Sebelumnya mereka melakukan giat penggalangan dana oleh salah satu kelompok geng motor disekitar lokasi Gedung Juang 45 dan area pertokoan dekat Tugu Adipura pada Minggu (04/10/20) dari mulai 12.30 WIB sampai 15.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung tidak terjadi insiden apapun,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan singkat Whatshap kepada jurnalsukabumi.com Minggu (Minggu (04/10/20).
Usai acara bakti sosial, rombongan melintas Jalan IR, H, Djuanda sambil meneriaki pengendara motor lain yang mengenakan atribut berbeda dengan mereka. Sumarni menegaskan, aksi segerombolan bermotor itu, tidak sampai mengarah pada tindakan-tindakan pengrusakan fasilitas umum.
“Atas kesigapan anggota kami yang berjaga – jaga di lokasi dibantu masyarakat setempat, aksi mereka berhasil dibubarkan. Setelah itu, kondisi kembali berjalan normal, ” ungkapnya.
Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Usep Mulyana












