Smartfren Distribusikan 37000 Kartu Perdana Gratis di Sukabumi

Minggu, 27 September 2020 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Guna mendukung program pemerintah dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah Pandemi Covid-19, Smartfren distribusikan 37.000 kartu perdana gratis untuk pelajar di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, Minggu (27/09/20).

 Bagian Area Sales Coordinator (ASC) Smartfren Area Sukabumi, Deri Agustian mengungkapkan, 37.000 kartu perdana gratis yang telah diberikan untuk 169 sekolah tingkat bawah hingga tingkat di seluruh jenjang pendidikan.

“Kartu perdana dan kuota secara gratis tersebut, bagian dari program Smartfren untuk mendukung program pemerintah tentang PJJ atau pembelajaran daring (online) bagi pelajar di lembaga pendidikan yang berada di naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud),” ujar Deri Agustian ASC Smartfren Area Sukabumi, Minggu (27/09/20).

Saat ini, Deri mengatakan, provider pengguna jaringan Smartfren paling digandrungi masyarakat, khususnya dikalangan remaja (pelajar) di Jawa Barat dan wilayah Sukabumi pengguna provider paling banyak.

“Berbicara pengguna Smartfren sendiri secara keseluruhan di wilayah Sukabumi yang aktif melakukan pengisian ulang setiap bulan sudah hampir mencapai 150.000 orang, mengalami kenaikan 111% dari bulan September tahun lalu. Apalagi Smartfren kemampuan providernya yang sudah menggunakan 4G, membuat peningkatan penggunaan September mengalami peningkatan yang begitu signifikan,” kata Deri.

Berdasarkan petunjuk teknis yang diberikan Smartfren, Deri menjelaskan, selain perdana gratis yang diberikan perusahaan telekomunikasi (Smartfren) dengan memiliki masa aktif 1 tahun dan kuota data internet dari pemerintah selama 4 bulan, di tambahan 1,5 GB setiap bulan selama 6 bulan dari program Smartfren.

“Perdana Smartfren gratis dengan kuota umum selama 4 bulan dengan kuota tambahan 1,5 GB perbulan selama 6 bulan, bisa dipakai untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran daring,” tandas Deri.

Adapun rincian bantuan kuota Smartfren berdasarkan Kemendikbud yakni peserta didik PAUD mendapatkan 20GB/bulan terdiri dari 5GB kuota umum dan 15GB kuota belajar serta peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35GB/bulan terdiri dari 5GB kuota umum dan 30GB kuota belajar dan pendidik PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42GB per bulan terdiri dari 5GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar terakhir mahasiswa dan dosen mendapatkan 50GB per bulan dengan rincian 5GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Muhammad Solihin mengatakan, situasi pandemi saat ini telah memberikan tantangan baru bagi keberlangsungan pendidikan di Sukabumi. Dimana sistem pembelajaran yang normalnya dilakukan dengan tatap muka, kini harus bergeser ke sistem PJJ atau secara online (daring).

“Ini bagian ikhtiar kami untuk bisa menciptakan kelancaran pembelajaran daring di semua jenjang pendidikan. Kami mengapresiasi dan menyambut baik dengan terobosan sinergi dengan Smartfren dan operator telekomunikasi lainnya untuk pembelajaran jarak jauh di Kabupaten Sukabumi khususnya,” tandas M. Solihin saat diminta tanggapannya melalui pesan singkat WhatsApp.

Sementara untuk proses penyaluran, penentuan pihak yang berhak menerima, dan hal teknis, M Solihin mengetahui, dilaksakan berdasarkan Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2020 mengenai Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020.

“Saat ini pembelajaran jarak jauh merupakan solusi terbaik untuk memastikan keberlangsungan pendidikan di tengah Pandemi Covid-19. Tentunya kelancaran koneksi atau jaringan internet berperan penting dalam penyelenggaraan program tersebut. Kami berharap, melalui kerja sama melalui program Smartfren dan Operator Telekomunikasi lainya, pelajar maupun pengajar sama-sama bisa menjaga semangatnya dan terus bisa menciptakan prestasi meski ditengah Pandemi Covid-19,” tandas M. Solihin.

Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Berita Terbaru