JURNALSUKABUMI.COM – Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi bergerak cepat untuk mengungkap penyebab pasti banjir bandang yang merendam ratusan rumah, menyeret sejumlah mobil, hingga menelan korban jiwa yang menerjang tiga kecamatan yakni Cicurug, Cidahu, dan Parungkuda.
Kepastian itu disampaikan Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif saat meninjau lokasi terparah terjangan banjir bandang diKampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Selasa (22/09/2020) siang.
“Kami sudah menerjunkan petugas bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup menyusuri hulu, mengumpulkan bahan dan keterangan, ekosistem. Biar bisa disimpulkan segera penyebab banjir bandang ini,” ungkap Lukman.
Diketahui, sedikitnya 300 unit rumah warga terdampak banjir bandang akibat meluapnya aliran Sungai Cicatih di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jumlah tersebut merupakan hasil pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/09/2020) pukul 09.30 WIB.
Ratusan rumah, baik rusak berat, sedang, maupun ringan itu tersebar di 11 desa dan satu kelurahan dari tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman, jumlah korban maupun rumah terdampak masih fluktuatif. Artinya, kemungkinan jumlah data sementara bisa bertambah.
Reporter: CR1 I Redaktur: E Sulaeman












