Meraih Kedudukan Agung, Perspektif Do’a Iftitah

Sabtu, 12 September 2020 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: M. Sulaeman Nur, S.Sos.I., M.Pd
(Khadim Al-Masthuriyah dan Sekretaris PC LTM NU Kabupaten Sukabumi)

Imam Hasan bin Shalih al-Bahr al-Jufri RA, dalam kitabnya “Shifah as-Shalah”, beliau berkata, “Berhati-hatilah dari hatimu, karena sesungguhnya keadaan hatimu mendustai ucapanmu.”

Maknanya, di saat engkau berkata “Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Yang Maha Menciptakan segalanya, segala lapis langit dan bumi”, apakah sungguh menghadapkan dirimu kala itu kepada Allah SWT? Atau justru hatimu bertentangan dengan kalimat yang engkau ucapkan?.

Ketika engkau melafalkan bacaan Iftitah setelah Takbiratul Ihram, maka sesunguhnya disitu terdapat nilai hikmah yang sangat dahsyat yang akan menjadi media menggapai kedudukan agung di sisi Allah SWT dan tentu pula dihadapan makhluknya.

(Kemudian bacakan Do’a Iftitah-nya!, sampai tuntas)

Jika seseorang benar-benar meresapi kata demi kata yang terdapat pada kalimat Iftitah, maka seluruh sendi jiwa dan raga orang itu akan selalu mengukur kehidupannya dengan takaran-takaran berikut ini:

  1. Sesungguhnya shalatku
  2. Sesungguhnya Ibadahku
  3. Sesungguhnya Hidupku
  4. Sesungguhnya matiku,
    “Seluruhnya semata-mata hanya bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam”.

Makna-makna do’a Iftitah, yang senantiasa kita baca di awal kita masuk ke dalam shalat sesungguhnya adalah makna-makna dari hakikat-hakikat Tauhid dan kedalaman Tauhid itu sendiri, yakni bahwa kita tidak menduakan-Nya di saat-saat hadir bersama-Nya di sisi hadirat-Nya dengan sesuatu apapun selain Allah SWT.

Setelah makna-makna Iftitah itu kita fahami dengan sebaik-baiknya dan telah hadir di dalam hati kita, maka selanjutnya kita akan dapat menyimpulkan bahwa di dalam hidup kita untuk menggapai kedudukan agung di sisi Allah SWT dalam kehidupan kita selanjutnya baik di dunia maupun di akhirat, maka keseharian kita harus berdasarkan konsep Iftitah dalam shalat. Diantara konsep tersebut, antara lain:

(1). Sesungguhnya Shalatku (sesungguhnya imanku dan amalku dalam keseharianku hanya untuk Allah SWT, tidak untuk yang lain=Hablun Minallaah). Kalau ingin disayangi oleh Allah, maka harus dekat dengan Allah (QS. Al-Baqarah/2: 186)

(2). Sesungguhnya Ibadahku (sesungguhna kedekatanku dengan Allah berdasarkan ketakutanku hanya kepada-Nya/Taqwa). Karena belum tentu dekat kepada Allah kalau tidak disertai Taqwa, maka tidak akan mendapatkan gelar apa2 dihadapan Allah (QS. Ali Imran/3: 102). Dalam hal ibadah, ada 2 kategori:

a. Ibadah Mahdhah (langsung berhubungan dengan Allah, seperti Shalat Fardhiyah, Nafilah, Shaum dll)

b. Ghair Mahdhah (setelah kita shalat, akhlak kita dan perilaku keseharian kita tambah baik dihadapan makhluk yang ada disekitar kita terutama Hablun Minannaas, dan semuanya semata-mata hanya untuk Allah SWT.

(3). Sesungguhnya Hidupku (sesungguhnya seluruh sisa umur ini hanya diperuntukan untuk orientasi negeri akhirat tapi tidak melupakan kehidupam dunia, karena dunia untuk bekal negeri akhirat (QS. Al-Faatihah/1: 4)

(4). Sesungguhnya matiku (sesungguhna hasil jerih payah di dunia berdasarkan Husnul Khatimah). Indah pada akhirnya (QS. Al-Bayyinah/98: 8). Wallaahu A’lam bisshawaab (*).

Berita Terkait

Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan
Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani
Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas
Kemudahan yang Menjerat: Krisis Pengelolaan Keuangan di Era Pinjaman Cepat

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:46 WIB

Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:39 WIB

Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam