Gas Si Melon Langka, Pemdes Semplak Sediakan Gas Murah

Sabtu, 12 September 2020 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Desa Semplak Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi menyediakan 300 gas elpiji ukuran 3 kilogram dengan harga miring untuk masyarakat sekitar. Hal ini disebabkan adanya kelangkaan tabung gas melon sejak beberapa minggu terakhir.

Kepala Desa Semplak, Kabupaten Sukabumi, Nura Widarnangti mengatakan, penyediaan gas itu untuk mengantisipasi kelangkaan dan membantu masyarakat setempat. Sebab, gas elpiji menjadi kebutuhan utama masyarakat sehari-hari.

“Kami sengaja menyediakan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram. Ini untuk mengatasi kelangkaan selama ini di desa kami,” ujarnya Jurnalsukabumi.com, Sabtu (12/09/20).

Lanjut dia, harga yang diberikan pun sangat murah. Pihak desa menjual dengan harga Rp 17.000 per satu tabungnya. dalam waktu sehari 300 tabung gas elpiji yang disediakan pemerintah desa ludes terjual.

“Ada sekitar 300 tabung ludes terjual dalam waktu satu hari,” imbuhnya.

Sebelumnya, masyarakat di Desa Semplak mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Sudah satu minggu gas subsidi tersebut langka di salah satu kecamatan yang berada di daerah Timur Kabupaten Sukabumi ini.

“Diperkirakan sudah hampir satu minggu gas elpiji 3 Kg langka di warung yang biasa mengecer,” ujar Deden (30), warga sekitar.

Lanjut dia, apabila di satu tempat ada, maka warga harus berebut untuk mendapatkannya dan harganya pun naik. Untuk itu dengan adanya penyediaan gas yang dilakukan Desa Semplak sangat membantu, dan warga tidak lagi kesulitan pada saat mencari gas melon ini.

“Kendati ada harus berebutan dan harga naik. Asalnya Rp 22 ribu kini menjadi Rp 25 ribu,” ujarnya.

“Terima kasih kepada Pemerintah Desa Semplak sudah menyediakan gas ini sehingga perekonomian di desa pun kembali normal,” tutupnya.

Reporter: Rizky || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Berita Terbaru