JURNALSUKABUMI.COM – Mewujudkan layanan bantuan kesehatan nyata bagi masyarakat, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Sukabumi, kembali giatkan berbagai program keren.
Diantaranya, yakni layanan kesehatan “Home Visit Home Care”. Program ini bertujuan sebagai solusi bagi pasien yang kesulitan ke rumah sakit atau tempat medis lainnya.
“Jadi sistimnya kita jemput bola, untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan dengan perawatan dilakukan di rumah,” ujar Ketua DPD PPNI Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi kepada jurnalsukabumi.com, Senin (07/09/2020).
Program ini jug kata dia, memiliki dua fungsi yang tepat bagi masyarakat. Home visit yakni, berkunjung ke rumah pasien atau klien sampai ke keluarganya dengan jemput bola. Sementara, Home Care yakni melakukan perawatan sesuai dengan kebutuhan pasien.
“Namun, untuk Perawatan Home Care diperuntukan bagi pasien dengan kondisi tertentu yang membutuhkan perawatan di rumah. Kunjungan petugas Home Care dilakukan secara tim yang terdiri atas dokter dan perawat,” jelas Masykur.
Lanjut dia, secara optimis program ini mampu menjadikan masyarakat lebih terbantu lagi soal layanan kesehatan. Pasalnya, tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas ataupun praktek mandiri.
“Ya, tentunya mendapatkan layanan kesehatan khusus perawatan yg komprehensif dan berkualitas oleh tenaga perawat profesional dirumahnya,” imbuhnya.
Masih kata dia, pihaknya pun tak gegabah dalam mengimplementasikan program ini, karena telah menyiapkan komponen-komponen aturan yang khusus.
Misalnya, membentuk kepengurusan dan koordinator dari mulai tingkat DPD, DPK sampai ke tingkat puskesmas dan desa. “Jadi ini sudah kita rancang dan kita resmikan kepengurusannya jauh-jauh hari sebelumnya,” pungkasnya.
Sementara itu, di tingkat DPD PPNI Kabupaten Sukabumi sebagai penanggung jawab program, Wakil Bidang Pelayanan, Ismatuloh, S.Kep, Ners yang langsung ke 15 dewan pengurus komisariat dan 58 puskesmas melalui para koordinator perawat di masing-masing puskesmas yang membawahi para pembina desa.
Reporter: Hendi II Redaktur: Ujang Herlan











