Kreatif! Siswa SMANDAK Buat Replika Kepulauan Nusantara dari 1001 Tumpeng Mini

Senin, 24 Agustus 2020 - 19:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kreasi siswa SMAN I Cibadak (SMANDAK), Kabupaten Sukabumi dalam memeriahkan Dirgahayu RI ke-75 dan memperingati milad sekolah ke-55-nya patut diapresiasi. Betapa tidak, demi kecintaannya terhadap Tanah Air mereka membuat replika Kepulauan Nusantara dari 1001 tumpeng mini.

Patut dicontoh lagi setelah berhasil membuat peta Nusantara dari tumpeng, mereka bagikan tumpeng itu kepada guru, warga sekitar sekolah, anak yatim dan kaum dhuafa.

Ketua Panitia, M Fadhil Maulana menjelaskan, pembuatan replika Nusantara dalam bentuk tumpeng itu wujud kecintaan terhadap Tanah Air. Peringatannya bersamaan dengan milad sekolahnya ke-55.

“Kami membuat ini melibatkan sekitar 50 siswa. Dan kami tampilkan di sekolah pada tanggal 19 Agustus kemarin,” kata Fadhil didampingi Bendahara Panitia, Harashta Inatsan Andrian, Senin (24/08/2020).

Harashta menambahkan, pembuatan replika peta Nusatara dari 1001 tumpeng ini menghabiskan dana sekitar Rp12 juta. Dana itu berasal dari hasil iuran dan dari keuntungan penjualan masker dan gelang.

“Ini kami (siswa) yang mengumpulkan sendiri. Dan dipersiapkan selama dua minggu. Pembuatannya memang belasan jam. Alhamdulillah selesai dan hasilnya cukup menarik,” tuturnya.

Disebutkannya, replika peta Tanah Air dari 1001 tumpeng nasi mini ini sudah didaftarkan ke Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI. “Kami masih menunggu sertifikat dari MURI,” ungkapnya. 

Reporter: Ifan | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya

Berita Terbaru