Dibekali Keahlian Konstruksi, Puluhan WBP Lapas Nyomplong Diberi Sertifikat Siap Kerja

Senin, 24 Agustus 2020 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Lapas Kelas II B Nyomplong Sukabumi, Bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Bangunan Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat menggelar pelatihan sertifikasi peningkatan kapasitas bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bidang jasa konstruksi.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 33 orang peserta yang terdiri dari 2 orang Petugas dan 31 warga binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi. Kegiatan itu dibuka langsung oleh Direktur Keberlanjutan Konstruksi secar virtual.

Kalapas Kelas IIB Sukabumi, Yosafat mengatakan. Pelatihan Jasa Konstruksi merupakan salah satu kegiatan pembinaan kemandirian, di mana para warga binaan khususnya diberikan bekal pelatihan agar memiliki keahlian yang dapat diterapkan saat kembali ke masyarakat, khususnya keahlian konstruksi yang bersertifikat.

“Ya, hari ini kita melaksanakan pelatihan sertifikasi peningkatan kapasitas bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bidang jasa kontruksi, ada 33 WBP yang mengikuti kegiatan ini,” ujarnyakepada Jurnalsukabumi.com, Senin (24/08/2020).

Lanjut dia, kegiatan itu sebagai bekal bagi WBP agar kelak saat bebas dapat berkarya di bidang jasa konstruksi. Selain itu, dari hasil pelatihan ini, nantinya akan WBP mendapatkan sertifikasi tenaga terampil disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

“Diharapkan setelah mereka keluar dapat menghasilkan Warga Binaan dan Petugas Pemasyarakatan yang berkompeten di Bidang Jasa Konstruksi,” ujarnya.

Lanjut dia, Sertifikat yang diberikan kepada WBP sebagai tenaga terampil tukang berlaku selama tiga tahun dan tercatat dalam sistem daya tenaga kerja yang merupakan sistem terintegrasi yang dikembangkan oleh Kementerian PUPR.

“Nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat dari kementrian PUPR yang berlaku selama 2 tahun,” imbuhnya

“Sertifikasi keahlian di era ini adalah Pentingnya mampu menunjukkan jaminan kualitas dan kompetensi pekerja sehingga dapat menunjang kemudahan mencari kerja dan standarisasi gaji yang diterima,” sambungnya.

Dalam pelaksanaannya Lapas Sukabumi tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Sebelum memasuki Lapas, Tim instruktur melaksanakan Rapid Test terlebih dahulu, setelah diketahui non reaktif baru mendapatkan izin memasuki Lapas untuk memberikan pelatihan.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah dan Pemotongan Hewan Kurban
Apresiasi Kepedulian Hergun, Insan Pers Sukabumi: Beliau Bukan Sekadar Mitra, Tapi Orangtua

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:53 WIB

PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:22 WIB

Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani

Berita Terbaru