JURNALSUKABUMI.COM – Jelang Pilkada Kabupaten Sukabumi adanya silaturahmi PPP dan PDI-P dengan membuat poros baru Reni-Sirojudin, menyeruak adanya penolakan dari Ketua PAC PPP Kecamatan Cisaat yang sempat menghebohkan jagat sosial melalui Facebook, dalam cuitannya dengan nama akun Adam Saeful Malik.
“Sy atas nama ktua PAC PPP kec Cisaat Kalau kemauan DPP dan DPW PPP seperti ini silahkan saja
Saya yg pertama menolak koalsi pencalonan Bupati dan wakil Bupati Sukabumi Reni dan sirojudin Dan kpada sluruh PAC PPP dri 47 kec hrus tetap konsisten mendukung pa Adjo Sardjono sesuai hasil mukercab
Semua PAC PPP siap mundur dari kepengurusan dgn mengembalikn SK dan KTA Takbir takbir takbir,” cuit dalam Facebook, pukul 21.00 WIB, Kamis (25/06/20).
Cuitan Facebook tersebut ditanggapi Ketua DPC PP Kabupaten Sukabumi Yusuf Ridwan menjelaskan, terkait adanya penolakan tersebut menjadi sebuah kewajaran, dimana bahwa mereka adalah akar rumput suara berlambang ka’bah ini yang harus dijaganya.
“Kami akan berkoordinasi dengan para pengurus tingkat DPC dan merangkul semua PAC, bahwa ini adalah aspirasi mereka yang harus kita tampung, apalagi hasil Muskercab,” ungkap Yusuf kepada jurnalsukabumi.com.
Saat ditanya alasan PAC tersebut menolak, Yusuf mengaku bahwa memang PPP sudah lama melakukan komunikasi dengan Adjo Sardjono sekitar satu tahun lebih.
“Memang kami dengan Pak Adjo sudah lama terbangun, bahkan secara publikasi pun PPP dengan Pak Adjo sudah menyebar, tentunya ada kekecewaan dengan adanya pertemuan tersebut,” jelasnya.
Yusuf memastikan, bahwa peristiwa tersebut menjadi masukan bagi PPP, bahkan PPP saat ini masih dinamis dan koalisi secara permanen belum terbangun.
“Sekali lagi, PPP belum final, kepada seluruh kader PPP untuk menahan diri, dan kita berdialog dan berdiskusi untuk membangun koalisi dan kandidat yang akan diusung nanti, menjadikan PPP pemenang,” pungkasnya.
Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi












