Kejari Kabupaten Sukabumi Mampu Pulihkan Rp5,8 Miliar Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 24 Juni 2020 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kinerja Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi sebagai jaksa pengacara negara mampu memulihkan kepatuhan iuran Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) pada 2019 mencapai Rp5,8 miliar. 

Hal itu terungkap dalam lanjutan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) BPJS Ketenagakerjaan dengan Kejari Kabupaten Sukabumi, Rabu (24/06/2020).

Penandatanganan MoU langsung dilakukan Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto dengan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Diding Ramdani. 
Disaksikan oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Muhamad Adib Adam, Kasi Intelijen Aditia Sulaeman, Kasi Pidana Umum (Pidum) Dista Anggara, Kasi Barang Bukti Gema Wahyudi, dan jaksa senior Alfian.

Penandatanganan MoU Kejari Kabupaten Sukabumi dengan Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi.

“Alhamdulillah hari ini bisa melaksanakan perpanjangan penandatanganan lanjutan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Sebulan lalu, MoU ini sudah berakhir. Dengan adanya dasar MoU ini, kegiatan atau program ke depan kita membantu BPJs di bidang perdata dan tata usaha negara,” ungkap mantan Kepala Bagian Protokol dan Pengamanan Pimpinan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia ini.

Ditegaskan Bambang, dalam menindaklanjuti pemulihan ketidakpatuhan di masa pandemi Covid-19 mengedepankan persuasif. Tentu saja sesuai dengan ketentuan berlaku. 

“Kita mengimbau dan kita memahami sedang mengalami kesulitan. Tetapi tak menjadikan hambatan untuk melaksanakan kewajiban, kita utamakan persuasif, komunikasi, diskusi upayakan. Jangan sampai kewajiban tidak dilaksanakan,” pesannya.

Kepala Kantor BPJS Cabang Sukabumi, Diding Ramdani menambahkan dengan adanya kerja sama ini bertujuan untuk berkolaborasi bagaimana pemulihan kepatuhan dari peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Selain itu ada pendampingan dan sosialisasi hukum seputar regulasi BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya.

Reporter: Irfan | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum

Berita Terbaru