JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat data terdampak peristiwa meluapnya Sungai Cihaur, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, yaitu seluas 20 hektare lahan pesawahan dan 500 liter benih ikan mas berada di kolam warga.
“Kami mencatat ada 20 hektare lahan pesawahan yang terendam dan 500 liter benih ikan warga yang raib terbaw air,” ungkap Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman, kepada jurnalsukabumi.com.
Menurut Eka, banjir Sungai Cihaur sendiri diakibatkan adanya pendangkalan di sungai tersebut. Sehingga saat hujan deras dan air meluap membuat air tak tertahan.
“Ini akibat pendangkalan, sehingga air meluap akibat derasnya hujan sehingga air berada di sungai meluber,” katanya.
Pihak BPBD pun sudah melakukan koordinasi dengan pihak BPBD Kecamatan Cikakak dan Desa Cimaja untuk memantau dan mengawasi lokasi.
“Petugas BPBD sudah berjaga dilokasi untuk menjaga adanya hal yang yang tidak diinginkan dan tak terduga,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, hujan deras mengguyur Sukabumi pukul 16.00 WIB membuat Sungai Cihaur, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi meluap hingga membanjiri area pesawahan dan villa, Senin (08/06/20).
Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi












