BMKG Rilis, Gelombang Tinggi Air Laut Diprediksi Hingga 31 Mei

Rabu, 27 Mei 2020 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gelombang tinggi membuat air laut pasang di wilayah Kabupaten Sukabumi diprediksi akan berakhir pada akhir Mei 2020. Hal ini berdasarkan rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Dari rilis tersebut peringatan gelombang tinggi yang terjadi di perairan wilayah selatan Jawa Barat akan berlangsung sampai tanggal 31 Mei 2020 dengan ketinggian gelombang 3.0 meter sampai 5.0 meter.

“Ingat tanggal 28 Mei sampai 31 Mei 2020 nanti, tinggi gelombang laut kisaran 3,5 sampai 5,0 meter, ini tentu membahayakan baik nelayan dengan perahu kecil maupun aktivitas pesisir pantai,” ungkap Staf Observatori BMKG Bandung wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi Rafdi Ahadi.

Berdasarkan data gelombang air laut mulai terjadi sejak tanggal 25 Mei dengan ketinggian mencapai 1,5 meter hingga 3,5 meter, selanjutnya 26 Mei 3,0 meter hingga 5,0 meter, terus 27 Mei 3,5 meter hingga 5,0 meter, serta 28 Mei 3,5 meter hingga 5,0 meter.

“Kami menghimbau kepada warga yang melakukan aktivitas di laut untuk menjaga diri. Bahkan untuk menahan diri, karena melihat cuaca alam yang membahayakan,” harapbya.

Sementara itu Kepala Operasional dan SDM Satgas Pemandu Keselamatan Wisata Tirta Kabupaten Sukabumi Asep Edom Saepuloh mengatakan, tinggi gelombang pasang air laut menurutnya merupakan fenomena alam yang sudah biasa terjadi.

“Memang untuk gelombang ini bisa diprediksi setiap bulannya. Namun kami tetap waspada dengan melakukan imbauan kepada warga atau wisatawan,” pungkasnya.

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing
Tujuh Sapi Kurban Berbobot 6 Ton Disalurkan untuk Masyarakat Kabupaten Sukabumi
Hergun Sembelih 12 Ekor Sapi dan 13 Kambing, Libatkan Tokoh Pers Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:30 WIB

Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:22 WIB

Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing

Berita Terbaru