JURNALSUKABUMI.COM – Ancaman wabah viruscorona disease (Covid-19) tampaknya tak menurunkan kekhidmatan warga Sukabumi dalam menunaikan Salat Idul Fitri 1441 Hijriyah secara berjamaah, Minggu (24/05/2020).
Imbauan pemerintah untuk menjalankan Salat Idul Fitri di rumah seolah tak diindahkan sebagian warga. Suka cita dan kecintaan mereka terhadap Allah SWT mendorong melangkahkan kakinya ke tiap masjid terdekat.
Meski begitu, Salat Idul Fitri berjamaah tahun ini sedikit berbeda lantaran tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan memakai masker dan jaga jarak.
Seperti yang terlihat di Masjid Al-Ikhlas di Kampung Pasirangin, Desa/Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.
Selepas subuh, satu persatu warga mulai berdatangan memasuki masjid. Suka cita di wajah mereka terpancar, meski semalamnya menggemakan takbir.
“Ini (Salat Idul Fitri) penting, hanya bisa setahun sekali. Alhamdulilah di kampung kita masih bebas dari wabah,” ungkap warga, Epul (35) kepada jurnalsukabumi.com.
Semua warga bersatu, meski agak renggang, bersimpu di hadapan Sang Maha Kuasa Allah sebagai bentuk mensyukuri kemenangan. Dipimpin imam, Ustadz Iding Hidayat sebelum menjalankan salat, diawali laporan manajemen masjid. Mulai seputar keuangan ZIS dan program-program masjid.”segala bentuk amaliah para jemaah semoga dibalas Allah SWT,” ungkapnya.
Perwakilan Desa Jampangtengah, Asep Iskandar menyebutkan telah melakukan berbagai upaya penanganan dan pencegahan kaitan pagebluk Covid-19 ini. Termasuk tata cara pelaksanaan Idul Fitri agar memakai protokol kesehatan. “Kita telah telah melangkah sesuai protokol kesehatan. Kita bentuk gugus tugas dan relawan untuk mengimbau jemaah tetap mengenakan masker dan menjaga jarak,” terang Asep.
Ustadz Sambas, Khotib Salat Idul Fitri menyerukan agar warga senantiasa meningkat ibadah. Tak lupa, dia memimpin doa agar wabah corona ini cepat berakhir.
Reporter: Hendi || Redaktur: Jon Digos












