JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan kaum dhuafa dan guru ngaji serta anak yatim piatu di Kedusunnan 4 tepatnya di Kampung Sukaati, Cikoredas dan Cicabe, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, mendadak sumringah.
Kenapa tidak, di tengah himpitan ekonomi yang serba kesulitan ini tiba-tiba dapatkan bantuan paket sembako berupa beras, minyak, gula terigu, sirup dan mie instan gratis.
Bahkan, tak sedikit dari sebagian warga tersebut pun kian terlihat mata yang berkaca-kaca, lantaran tak kuat membendung suka cita yang dirasakannya. Bantuan kali ini, diinisiasi REHE Comunity, salah satu komunitas peduli sosial.
“Nuhun jang, bantosanna. Katampi ku asta kalih kasuhun kalingga murda (Bahasa Sunda). Artinya, Terimakasih jang, bantuannya. Diterima dengan gembira,” ujar salah satu Kaum Duafa, Abah Jaya warga Kampung Sukaati RT.06/08 Kedusunan Cikoredas disela kegiatan, Sabtu (16/05/20).
Karena menurut Sang Abah yang diperkirakan menginjak usia 65 tahunan itu mengaku, sangat terbantu atas bantuan yang diterimanya ini, apalagi di tengah wabah pandemi covid-19 yang melanda saat ini.
“Ya, alhamdulilah bantuan datang sesaat semua serba susah ini,” lirihnya sesaat menerima bantuan dan memegang erat paket sembakonya itu.
Sementara itu, Pembina REHE Comunity, Suhendrik mengatakan, kegiatan ini sebagai ajang kepedulian antar sesama dengan sasaran dibagikan langsung terhadap warga yang kurang mampu.
“Alhamdulilah, kali ini kita ikut berbagi sekitar 100 paket sembako untuk anak yatim piatu, kaum dhuafa dan guru ngaji,” kata Hendrik, sapaan panggilan akrabnya.
Bantuan ini juga terlaksana berkat iuran anggota REHE Comunity yang terus aktif dalam berbagai sosial kemasyarakatan. Terlebih, ini bukti kemanusiaan yang terus akan dibangun.
“Semoga, bantuan yang tak seberapa ini dapat meringankan beban mereka apalagi saat ini ekonomi kian melemah terdampak covid-19,” pungkasnya.
Reporter: Herwanto II Redaktur: Ujang Herlan












