JURNAL SUKABUMI.COM – Kala itu sore hari Pukul 16.00 WIB seorang gadis Ojek Online asal Cikundul, Kota Sukabumi usai melakukan shalat ashar di masjid, secara tiba-tiba sontak saja Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi menyapa dan berbincang ringan dengan wanita Ojol berkerudung, Senin (11/05/20).
Yudha menyapa perempuan hebat tersebut, saat mancari nafkah menjadi Ojol menghadapi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terjadi. Wanita tersebut memperlihatkan hasil tarikannya kepada legislator muda tersebut.
“Gimana tarikannya, kalau sehari dapat berapa?,” tanya Yudha.
“Ini pak, saya paling narik tiga kali, kalau dihitung paling Rp 50 ribu perhari,” jawab wanita berjaket hijau Ojol dan berkerudung.
Dengan kejadian Covid-19 yang terjadi, dampaknya pun sangat terasa turun drastis penghasilannya, Ia yang sudah ditinggal suaminya meninggal dunia. Kini harus menghidupi tiga anaknya berjibaku dengan waktu.
“Saya sama anak saya tiga orang, suami saya sudah meninggal,” ucapnya.
Melihat atas semangat dan juang mencari kehidupan dan nafkah dengan Ojol, Yudha Sukmagara langsung memberikan hadiah untuknya senilai Rp 500 ribu.
“Kalau narik perhari Rp 50 ribu, berarti saya kasih Rp 500 ribu, asal ibu berdiam dirumah selama seminggu bersama anak-anak ya,” kata Yudha.
Waktu yang semakin gelap dan mendung pun, Yudha meminta agar wanita Ojol tersebut segera pulang menemui anaknya dan membeli makan untuk buka puasa.
“Udah sekarang pulang, ini udah mau hujan, beli makanan untuk buka puasa dan ngumpul bareng anak-anak, sekalian salam buat anak-anak ya,” pintanya.
Percakapan tersebut, membuat wanita Ojol tersedu dan menangis dengan mendapatkan rizki yang tak disangka-sangka. Bahkan ucapan terimakasih yang terus dilontarkan sembari rintihan rasa senang bercampur menangis tersedu.
“Bapak turnuhun, turnuhun ya pak,” ucap wanita Ojol, sembari meneteskan air mata.
Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi












