JURNALSUKABUMI.COM – Menyoal adanya riakan penerima bantuan di Kabupaten Sukabumi yang tidak mutakhir, menunjukan data yang bobrok, menuai tanggapan dari Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi dengan mengajak kepada Pemkab Sukabumi dan DPRD Kabupaten Sukabumi untuk membedah dan mengevaluasinya.
“Dengan adanya penerima bantuan covid-19 yang masih amburadul dan kekurangan. Mari kita evaluasi bersama agar data kita bisa akurat dan tepat,” ungkap Yudha.
DPRD memiliki tupoksi sebagai pengawasan tentunya, dengan adanya bantuan dari berbagai pintu mulai dari pusat, provinsi, pemkab dan yang lainnya harus tepat dan cepat.
“Dengan adanya data yang simpang siur mulai dari tingkat desa, pemkab, provinsi dan pusat. Sehingga menjadi buah simalakama saat ada bantuan hendak tiba. Kami ingin mutakhirkan data tersebut ayo kita bareng-bareng apa yang diharapkan masyarakat,” katanya.
Menurut Yudha, bantuan sosial yang diberikan kepada warga harus sampai, terus bagaimana caranya, yaitu dengan data yang baik, bagaiman data tersebut bisa baik. Mari bedah atau kroyok bersama.
“Ayo kita jangan saling menyalahkan, mari kita mutakhirkan bersama data bantuan ini, agar kedepannya bisa siap saat menerima bantuan dari berbagai tingkatan pemerintah, ini menjadi pelajaran bersama,” pungkasnya.
Reporter: Ifan
Redaktur: FK Robbi












