Begini Cara JAMPE Berangus Covid-19 di Pelosok Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2020 - 11:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di tengah pandemi yang sedang melanda negeri berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid19 sebagai virus yang paling ditakuti saat ini. Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan masyarakat yang tergabung dalam relawan mencoba ikut andil memerangi virus ini, salah satunya komunitas Jampang Peduli alias JAMPE dari pelosok Sukabumi.

Komunitas Jampe yang bermarkas di Kecamatan Surade ini digawangi beberapa pemuda pajampangan sejak dua bulan lalu. Mereka aktif dalam giat pencegahan Covid19 di wilayah Sukabumi. Dari mulai sosialisasi, penyemprotan desinfektan, pembagian desinfektan dan handsanitizer gratis, pembagian masker, hingga penggalangan dana bagi masyarakat yang terkena dampak.

Aksi sosial JAMPE, kepedulian terhadap warga sakit dari kalangan kurang mampu.

“Sejak awal Covid19 ini masuk ke Indonesia, kami langsung menghimpun kekuatan dengan cara membuat sendiri cairan desinfektan, handsanitizer, masker dan mendistribusikannya pada masyarakat sebagai upaya membentuk benteng pertahanan di masyarakat,” ungkap Demmy Pratama, salah seorang pentolan JAMPE, Jumat (08/05/2020).

Demmy juga menyebutkan hingga saat ini sudah 3000 liter starter cairan Desinfektan, 50 liter handsanitizer mereka bagikan pada masyarakat Pajampangan. Komunitas ini turun langsung untuk melakukan penyemprotan desinfektan di sarana umum.

Aksi sosial JAMPE, memberikan santunan kepada jompo.

“Kami membuat sendiri cairan desinfektan dari bahan-bahan ramah lingkungan yaitu cuka dicampur dengan pewangi alami dan bahan lain, tujuannya agar masyarakat tidak merasa waswas terlebih kami melakukan penyemprotan di masjid masjid tempat mereka melakukan peribadatan,” sambung Demmy.

Komunitas Jampe yang ada sejak 3 tahun lalu ini merupakan gabungan dari beberapa relawan lintas komunitas. Mereka aktif melakukan kegiatan sosial, lingkungan hidup, dan mitigasi bencana di wilayah Sukabumi hususnya Pajampangan.

Aksi pembagian masker dari Komunitas JAMPE.

“Tujuan kami adalah mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali gotong royong dalam kondisi apapun tanpa harus selalu bergantung pada  pemerintah, karena sebenarnya relawan itu hanyalah motor atau penggerak, tetap yang harus  menjadi eksekutor itu adalah masyarakat umum,” tambah Demmy.

Saat ini JAMPE tengah menggalang dana untuk membantu masyarakat yang terdampak. Selain dibantu para donatur yang simpatik dengan aksi anak anak muda ini, mereka menjual T-shirt Jampe dengan tag line “Hidup adalah Udunan” yang hasil penjualan nya mereka berikan berupa donasi pada warga terdampak.

“Pandemi ini akan segera berakhir jika masyarakat dapat membantu masyarakat, dan masyarakat menjaga masyarakat. Saat ini jangan berfikir kita punya apa, tapi berfikirlah kita bisa berbuat apa. Kebetulan kami semua pun hanyalah pengangguran korban pandemi ini, hanya saja kami menolak diam,” pungkasnya.

Reporter: Ruslan AG

Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli
Hergun Gandeng Seniman, Milenial hingga Gez Z Sukabumi Kawal Pemilu 2029
Mau ke Luar Negeri? Kuota Paspor November 2026 di Imigrasi Sukabumi Sudah Dibuka
RUU Pemilu Mulai Dibahas, Heri Gunawan Minta Masyarakat Sukabumi Jadi Pemilih Cerdas
BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Perlindungan Hukum Wartawan dan Profesionalisme Jadi Sorotan saat Raker PWI Sukabumi
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
SPPG Nagrak Utara 3 Pilih Fokus Layani Penerima Manfaat MBG Meski Tengah Sengketa Yayasan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:47 WIB

Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Mau ke Luar Negeri? Kuota Paspor November 2026 di Imigrasi Sukabumi Sudah Dibuka

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:38 WIB

RUU Pemilu Mulai Dibahas, Heri Gunawan Minta Masyarakat Sukabumi Jadi Pemilih Cerdas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Perlindungan Hukum Wartawan dan Profesionalisme Jadi Sorotan saat Raker PWI Sukabumi

Berita Terbaru