Heboh! Buruh PT Yongjin Javasuka Garment Dijemput Satgas Covid-19?

Selasa, 21 April 2020 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kabar mengejutkan dan kian tersebar dibeberapa WhatsApp Group (WAG) mengenai salah satu buruh PT Yongjin Javasuka Garment yang diduga terpapar Covid-19 dan bakal dijemput petugas itu, dipastikan tidak benar alias hoax.

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, Selasa (21/04/20). Sebelumnya, kabar yang beredar tersebut berisi ada salah satu buruh yang beralamat di Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor itu terpapar positif Covid-19. Bahkan, dalam isi pesan yang membuat heboh itu pun akan dilakukan penjemputan dan diisolasi tim Satgas Covid-19 pagi tadi.

Kabar tersebut pun dibantah keras HRD PT Yongjin Javasuka Garment Cicurug, Irwan saat dihubungi melalui pesan whatsAppnya. Ia menyebut bahwa tidak ada penjemputan karyawannya yang terpapar virus corona. Namun, tim satgas Covid-19 hanya melakukan pengontrolan.

“Yang beredar di Media Sosial (Medsos) ada penjemputan itu tidak benar, tapi Satgas Covid-19 hanya melakukan pengontrolan dan sekarang buruh tersebut sudah melakukan isolasi diri selama 2 hari secara mandiri,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (21/04/20).

Info beredar mengenai penjemputan buruh PT. Yongjin Javasuka oleh Satgas Covid-19.

Pihaknya mengaku, akan terus memantau hasil swab dari rumah sakit khususnya bagi satu buruh ini. Karena selama ini, perusahaan pun terus berupaya melakukan protokol kesehatan rutin yang diterapkan dilingkungan kerjanya. Selain, untuk melakukan pencegahan juga menerapkan regulasi pemerintah saat ini.

“Kita akan pantau terus hasil swabnya dari pihak rumah sakit, saya berharap sih hasilnya negatif. Intinya kita jangan panik dan tetap waspada” tandasnya.

Reporter: Herwanto
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru