JURNALSUKABUMI.COM – Kabar mengejutkan dan kian tersebar dibeberapa WhatsApp Group (WAG) mengenai salah satu buruh PT Yongjin Javasuka Garment yang diduga terpapar Covid-19 dan bakal dijemput petugas itu, dipastikan tidak benar alias hoax.
Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, Selasa (21/04/20). Sebelumnya, kabar yang beredar tersebut berisi ada salah satu buruh yang beralamat di Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor itu terpapar positif Covid-19. Bahkan, dalam isi pesan yang membuat heboh itu pun akan dilakukan penjemputan dan diisolasi tim Satgas Covid-19 pagi tadi.
Kabar tersebut pun dibantah keras HRD PT Yongjin Javasuka Garment Cicurug, Irwan saat dihubungi melalui pesan whatsAppnya. Ia menyebut bahwa tidak ada penjemputan karyawannya yang terpapar virus corona. Namun, tim satgas Covid-19 hanya melakukan pengontrolan.
“Yang beredar di Media Sosial (Medsos) ada penjemputan itu tidak benar, tapi Satgas Covid-19 hanya melakukan pengontrolan dan sekarang buruh tersebut sudah melakukan isolasi diri selama 2 hari secara mandiri,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (21/04/20).

Pihaknya mengaku, akan terus memantau hasil swab dari rumah sakit khususnya bagi satu buruh ini. Karena selama ini, perusahaan pun terus berupaya melakukan protokol kesehatan rutin yang diterapkan dilingkungan kerjanya. Selain, untuk melakukan pencegahan juga menerapkan regulasi pemerintah saat ini.
“Kita akan pantau terus hasil swabnya dari pihak rumah sakit, saya berharap sih hasilnya negatif. Intinya kita jangan panik dan tetap waspada” tandasnya.
Reporter: Herwanto
Redaktur: Ujang Herlan












