Macan Tutul Terjebak di Sukabumi, Akhirnya Direhab di Taman Safari Indonesia

Sabtu, 4 April 2020 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat akhirnya evakuasi seekor macan tutul (Panthera pardus melas) ke Taman Safari Indonesia (TSI) di Bogor, Sabtu (04/04/2020).

Keberadaan satwa dilindungi saat diselamatkan oleh karyawan peternakan bibit ayam, Jumat (3/4/2020) kemarin, satwa endemik (hanya ada) di Pulau Jawa ini kondisinya sangat lemah dan dehidrasi serta kelaparan.

”Memang sesuai arahan pimpinan BBKSDA Jabar untuk direhab di TSI,” kata Kepala
Bidang KSDA Wilayah I Bogor Lana Sari.

Lana menuturkan, sebelumnya macan tutul yang masih anak ini setelah ditangkap karena terjebak di peternakan pembibitan ayam di evakuasi ke Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Bidang Wilayah Sukabumi.

”Setelah kami melakukan pemeriksaan dokter, hewan dan anak macan tutul tersebut harus direhabilitasi dulu,” tutur dia.

Dia menjelaskan rencana awalnya bila anak macan tutul tersebut kondisinya sehat dan masih liar akan langsung dilepasliarkan di dalam kawasan BBTNGGP di Sukabumi.

”Karena ada luka disebagian tubuhnya akibat terperangkap, sehingga belum bisa kami lepas liarkan,” jelas Lana.

Lana berjanji akan kembali melepaskan satwa dilindungi dengan status terancam punah tersebut di habitatnya. Namun pelepasliaran harus setelah selesai menjalani perawatan tim medis.

”Untuk dilepas di habitatnya ya nunggu satwanya sehat dan siap release.Harus ada pemeriksaan kesehatan dan perilaku,” ujar dia.

Sementara itu, Anggota Himpunan Sukarelawan ”Volunteer Panthera”, Ligar Sonagar membenarkan, anak macan tutul yang di evakuasi dari peternakan pembibitan ayam sudah dievakuasi ke TSI Bogor sekitar pukul 13:30 Wib.

”Anak macan tutul sudah diberangkatkan ke TSI. Ada petugas BBKSDA Jabar juga yang mengantarkannya,” jawab Ligar dihubungi.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

KONI Kota Sukabumi Pantang Menyerah, Atlet Tetap Diberangkatkan ke Porprov Meski Anggaran Tak Pasti
DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan
APPMBGI Sukabumi Tegaskan Temuan MBG Bukan Kegagalan, Tapi Proses Pembenahan Sistem
Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Perkuat Sinergi TNI dan Pemda
PEPABRI Kota Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan di Momen HUT PERIP
Dukung PSN Tol Bocimi Seksi 3, Sinergi CV Alfarizky dan Warga Gunungguruh Tuai Apresiasi
Spirit Palabuhanratu: Mengawal MBG sebagai Jalan Kedaulatan Ekonomi dan Investasi Langit Sukabumi
Sulap Pekarangan Jadi Sumber Pangan, Sukabumi Factory Ajari Warga Bertani

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:23 WIB

KONI Kota Sukabumi Pantang Menyerah, Atlet Tetap Diberangkatkan ke Porprov Meski Anggaran Tak Pasti

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:50 WIB

APPMBGI Sukabumi Tegaskan Temuan MBG Bukan Kegagalan, Tapi Proses Pembenahan Sistem

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:06 WIB

Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Perkuat Sinergi TNI dan Pemda

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:33 WIB

PEPABRI Kota Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan di Momen HUT PERIP

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB