Di Tengah Wabah Covid-19, Stok Darah di PMI Kota Sukabumi Menipis

Rabu, 1 April 2020 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) pada Unit Donor Darah (UDD) Kota Sukabumi, merasakan dampak pandemi Virus Corona sejak akhir Februari lalu. Stok darah di lembaga ini mengalami penurunan, padahal permintaan darah begitu tinggi.

“Kewalahan, ketika kebutuhan darah meningkat namun pendonor menurun. Karena ada rasa kehawatiran, bila hendak keluar rumah untuk mendonorkan darahnya di UDD,” kata Wakil Kepala Unit Donor Darah Kota Sukabumi, Ferry Febriana, Rabu (01/03/2020). 

Lanjut dia, sementara saat ini kebutuhan darah per hari mencapai 40 sampai 60 kantong darah. Namun di tengah wabah covid 19, pendonor yang datang di bawah 20 orang.

“Mereka kebanyakan khawatir sih, ketika keluar rumah padahal saat ini sangat dibutuhkan,” ungkapnya. 

Biasanya jelang Ramadhan ini, sambung dia, pihaknya mempunyai stok darah yang cukup. Namun dengan adanya wabah covid ini, sudah terjadi kekurangan stok darah. Terlebih saat ini sebagian agenda donor darah terpaksa ditunda. 

“Bulan April ini, ada sebanyak 28  jadwal kegiatan donor darah terpaksa harus ditunda,” ujarnya .

Untuk menutupinya, PMI menyampaikan bagi setiap warga yang membutuhkan darah ke PMI diharap membawa pendonor (penyumbang darah).

“Nantinya, darah tersebut bisa diambil kembali sesuai yang dibutuhkan atau disebut juga donor pengganti/keluarga,” ungkapnya.

Namun demikian, masyarakat tidak perlu khawatir berefek pada virus corona. Namun yang perlu hati-hati, saat di perjalanan datang ke PMI untuk berdonor.

“Ikuti sesuai protokol kesehatan dari pemerintah. Terutama dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat,” tandasnya.

Reporter: Riki

Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Berita Terbaru