Pendidikan Advokat V Resmi Ditutup, Apa Pesan Ketua PERADI Sukabumi?

Sabtu, 21 Maret 2020 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) angkatan V  Perahipunan Advokat Indonesia (PERADI) Sukabumi resmi ditutup. PKPA yang dimulai sejak tiga minggu lalu ini diselenggarakan di Fakultas Hukum, STH Pasundan Sukabumi, penutupan resmi di STH Pasundan, Sukabumi, Sabtu (21/03/20). PKPA sendiri merupakan langkah awal bagi peserta untuk mengikuti ujian advokat kedepannya. Puluhan peserta dari berbagai daerah di Sukabumi terdaftar dalam kegiatan ini bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi).

Ketua DPC Peradi Sukabumi Junaidi Tarigan mengatakan, bahwa agar komunikasi penyelenggara dengan peserta harus tetap terjalin. Sebagai anggota PERADI, Junaidi juga menawarkan bantuan-bantuan setelah kegiatan kepada peserta. Seperti cara membuat strategi ketika menghadapi ujian advokat mendatang.

“Belajar, belajar, dan belajar. Belajar dengan tekun itulah kuncinya,” pesannya.

Ia juga mengimbuhkan bahwa ada beberapa hal yang menjadi modal dasar sebagai advokat.

“Pengetahuan hukum, keahlian praktik hukum, keahlian mendengar, membaca, menulis, berbicara, serta riset hukum baik Peraturan Perundang-Undangan atau sumber hukum maupun peristiwa hukum yang terjadi. Profesionalisme serta moral juga menjadi perhatian utama dari advokat,” ungkapnya kepada para peserta.

Ditambah Panitia PKPA Angkatan V Peradi Sukabumi Rafi Nasution mengatakan, program selama tiga minggu tersebut memberikan nilai atau values bagi peserta. Sebagai penutup rangkaian acara, beliau menambahkan bahwa sebagai keluarga besar tentu akan ingat temannya, dan sebagai keluarga besar tentu akan ingat pada almamaternya, sehingga komunikasi itu menjadi sangat penting.

“Adek-adeku, jadilah penegak hukum yang loyal dan semangat, selama bumi ini belum runtuh, hukum masih utuh dan harus ditegakan,” jelasnya.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terbaru