Ini Data Rumah Rusak Terdampak Gempa di Parakansalak

Kamis, 12 Maret 2020 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sedikitnya 70 rumah di wilayah Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, rusak akibat terdampak bencana gempa bumi berkekuatan 5.00 Sr yang terjadi Selasa (10/02/20) kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, jumlah kerusakan rumah tersebut tersebar di empat desa dengan rincian, Desa Sukatani 5, Sukakersa 28, Parakansalak 32 dan Desa Lebaksari 5 rumah korban terdampak bencana kemarin.

“Data sementara pantauan dan laporan di tiap desa ini tercatat ada 70 rumah terdampak. Kita juga sudah melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) Kabupaten Sukabumi,” ujar Camat Parakansalak, H. Royani saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Kamis (12/03/20).

Kunjungan Kepala Desa Sukatani ke salah satu rumah kategori rusak berat di Kampung Sakali.

Dari jumlah tersebut lanjut dia, ada 10 rumah dikategorikan rusak berat dan sisanya 50 masuk kategori terdampak rusak sedang dan ringan. Kendati, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana gempa bumi kemarin. Akan tetepi, kerugian ditaksir ratusan juta.

“Untuk kategori rumah rusak berat ini ditaksir kisaran Rp. 10 juta per rumah. Sementara rusak ringan dan sedang kisaran Rp. 1-2 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Danramil 2206 Parakansalak, Kapten. Inf. Agus rahman menambahkan, akibat gempa yang terjadi pada pukul 17.18 WIB Selasa kemarin menyebabkan kerusakan sebagian kecil tembok rubuh karena kondisi rumah yang sudah rapuh.

Tindakan sementara yang sudah dilakukan kata dia, Babinsa di tiap desa mendatangi lokasi kejadian untuk membantu penanganan. Termasuk, berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa serta membantu korban untuk sementara di ungsikan atau tinggal dirumah kerabatnya karena dikhawatirkan ada gempa susulan.

“Korban jiwa nihil sementara kerugian materil masih dalam perkiraan. Perkembangan di lapangan akan kami laporkan serta membantu penanganan sementara,” pungkasnya.

Reporter : Herwanto/Ifan
Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru